Lonjakan harga membuat banyak konsumen memilih alternatif lain yang lebih ekonomis, seperti daging ayam atau sumber protein lainnya. Perubahan pola belanja masyarakat ini berdampak langsung terhadap omzet para pedagang.
Pedagang mengaku mengalami kerugian hingga jutaan rupiah karena volume penjualan terus menurun dalam beberapa bulan terakhir.
Pemasok Sapi Juga Ikut Terdampak
Tidak hanya pedagang, para pemasok sapi juga merasakan dampak dari kondisi pasar saat ini. Tingginya harga sapi hidup tidak diimbangi dengan permintaan yang memadai, sehingga perputaran perdagangan menjadi lebih lambat.
Situasi tersebut menciptakan tekanan di seluruh rantai distribusi daging sapi, mulai dari peternak, pemasok, hingga pedagang di pasar tradisional.
Menanggapi aksi mogok pedagang, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kota Salatiga, Sumini, menyatakan pemerintah akan melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk mencari solusi.
Baca Juga: GOKIL! Lelang Barang Rampasan KPK, iPhone XS Limit Rp231 Ribu Laku Rp34 Juta
“Kami akan berkoordinasi dengan Dinas Pangan dan Dinas Pertanian untuk membahas langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mengatasi kelangkaan sapi dan menjaga stabilitas harga daging sapi,” ujar Sumini.
Pemerintah daerah diharapkan dapat segera merumuskan langkah konkret guna meningkatkan ketersediaan sapi di tingkat peternak sekaligus menekan gejolak harga di pasaran.
Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil kebijakan yang mampu menjaga pasokan sapi dan menstabilkan harga daging. Mereka menilai kondisi saat ini tidak hanya merugikan pedagang, tetapi juga memberatkan masyarakat sebagai konsumen.
Jika tidak segera ditangani, kelangkaan sapi dikhawatirkan akan terus memicu kenaikan harga daging sapi dan semakin menekan daya beli masyarakat di Kota Salatiga.(*)
Artikel Terkait
Waduh! Lima Sapi di Mojosongo Solo Terjangkit PMK, DKPP Pastikan Aman untuk Konsumsi
Korupsi Hibah Sapi di Karanganyar: Ketua Kelompok Ternak Ditahan, Polisi Selidiki Kemungkinan Tersangka Lain
Polres Karanganyar Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Hibah 20 Ekor Sapi, Kerugian Negara Capai Rp269,5 Juta
Expo Sapi Piala MPR: Jateng Tegaskan sebagai Lumbung Ternak Nasional, Boyolali Jadi Penanda
511 Peternak Sapi Perah Didampingi, 172 Biogas Dibangun lewat Program FRESH
Dugaan Korupsi Bantuan Sapi UPPO Klaten Rp18,4 Miliar Dilaporkan ke Polisi
Rachmat Pambudy Tinjau Peternakan Sapi Perah di Boyolali, Dorong Hilirisasi Industri Susu