Sabtu, 13 Juni 2026

Expo Sapi Piala MPR: Jateng Tegaskan sebagai Lumbung Ternak Nasional, Boyolali Jadi Penanda

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 19 Mei 2025 | 10:21 WIB
Expo Sapi Piala MPR: Jateng Ditegaskan sebagai Lumbung Ternak Nasional, Boyolali Jadi Penanda. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Expo Sapi Piala MPR: Jateng Ditegaskan sebagai Lumbung Ternak Nasional, Boyolali Jadi Penanda. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

BOYOLALI, KLIKSOLONEWS.COM — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa gelaran Kontes dan Expo Sapi Piala MPR di Kabupaten Boyolali menjadi simbol penting atau “tetenger” Jawa Tengah merupakan salah satu lumbung ternak nasional.

Ia berharap ajang seperti ini terus digelar sebagai pemicu semangat para peternak untuk meningkatkan kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional.

“Ini kebanggaan. Hari ini Boyolali jadi tetenger, saksi sejarah adanya kontes sapi. Ini akan menjadi trigger bagi peternak agar lebih dalam berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Gubernur Luthfi saat menghadiri kontes yang berlangsung di Pasar Hewan Terpadu, Jelok, Cepogo, Minggu 18 Mei 2025.

Gubernur memaparkan bahwa potensi swasembada ternak di Jawa Tengah sangat besar. Dengan populasi sekitar 37 juta jiwa, provinsi ini menyumbang porsi signifikan dalam produksi ternak nasional.

Beberapa kontribusi yang dicatat antara lain daging: 930 ribu ton (18,83% dari total nasional), susu 76 ribu ton (9,4%), telur 902 ribu ton (13,1%).

Dari jumlah tersebut, sekitar 60% dipasok Kabupaten Boyolali, menjadikannya episentrum peternakan di Jawa Tengah.

“Even ini memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai penyumbang utama hewan ternak nasional. Ini menjanjikan dan harus didorong dengan penyelenggaraan yang rutin,” tegasnya.

Ia menambahkan sektor peternakan sangat strategis untuk mendukung ketahanan protein hewani guna memperkuat kualitas dan daya saing SDM.

Pemprov Jateng berkomitmen mengembangkan sektor ini melalui program bibit unggul, pelatihan teknis, penguatan rantai pasok, hingga edukasi melalui kegiatan inovatif.

“Ada di Wonosobo, Tegal, Slawi, Blado Batang. Semua berpotensi besar untuk dikembangkan,” imbuhnya.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, yang turut hadir, juga mengapresiasi kontribusi Jawa Tengah. Menurutnya, kontes sapi ini bukan hanya bentuk promosi peternakan, tetapi juga mendukung target swasembada daging dan susu yang saat ini masih didominasi oleh impor sebesar 75%.

“Beternak itu menggembirakan dan menguntungkan. Ini peluang besar. Kontes sapi ini bisa menjadi jembatan antara peternak dan masyarakat yang akan berkurban saat Iduladha,” ungkap Muzani.

Kontes dan Expo Sapi ini digelar Asosiasi Penggemuk dan Peternak Sapi Indonesia (APPSI) dalam rangka menyambut Iduladha yang jatuh pada awal Juni. Dalam acara tersebut, digelar juga lelang sapi unggulan dengan harga masing-masing di atas Rp 100 juta.

“Kami ingin mempersembahkan hewan kurban terbaik dan unggul, sesuai dengan kualitas syariah. Ke depan, kami harap even seperti ini dapat terus digelar, bahkan dengan Piala Presiden,” tuturnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Bupati Boyolali, serta unsur Forkopimda Jawa Tengah. Antusiasme masyarakat dan pelaku peternakan menjadi bukti bahwa sektor ini memiliki prospek cerah.

“Mudah-mudahan ke depan bisa menjadi agenda tahunan dengan skala nasional, untuk membangkitkan kembali semangat peternakan rakyat,” pungkas Ahmad Muzani.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X