JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam lelang barang rampasan dari perkara korupsi yang telah berkekuatan hukum tetap. Sejumlah barang bahkan terjual jauh di atas harga limit yang ditetapkan.
Pada periode lelang barang rampasan KPK Juni 2026, KPK melelang 108 lot yang terdiri dari 76 lot barang tidak bergerak dan 32 lot barang bergerak.
Lelang dilaksanakan secara daring melalui 13 Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), yakni Jakarta III, Bogor, Bekasi, Cirebon, Semarang, Purwokerto, Surakarta, Denpasar, Kisaran, Medan, Ambon, Banjarmasin, serta Tangerang I yang dijadwalkan menggelar lelang pada 23 Juni 2026.
Baca Juga: VIRAL! Pengawal Peserta Mandiri Jogja Marathon 2026 Diminta Keluar Lintasan, Tak Gunakan BIB Resmi
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan beberapa aset yang dilelang berhasil terjual dengan nilai berkali-kali lipat dari harga limit.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah telepon genggam iPhone XS berkapasitas 64 GB. Ponsel tersebut merupakan lot termurah dalam lelang brang rampasang KPK yang digelar di KPKNL Jakarta III dengan harga limit hanya Rp231 ribu.
“Pada saat penutupan lelang, telepon genggam merek iPhone (XS) kapasitas 64 GB dengan harga limit Rp231 ribu, yang merupakan lot termurah, laku terjual dengan penawaran tinggi di angka Rp34 juta,” kata Budi dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Harga jual tersebut berarti mencapai lebih dari 147 kali lipat dibandingkan nilai limit yang ditetapkan pada awal lelang.
Baca Juga: Omzet Turun dan Pelanggan Pindah, Pedagang Ayam Bakar Ini Mengaku Tergiur Pesugihan Kandang Bubrah
Selain iPhone XS, ponsel premium lainnya juga mencatat lonjakan harga signifikan. iPhone 13 Pro Max berkapasitas 1 TB yang dibuka dengan harga limit Rp5,8 juta berhasil terjual seharga Rp17,8 juta atau hampir tiga kali lipat dari harga awal.
Tak hanya perangkat elektronik, aset lain yang menarik perhatian peserta lelang adalah mesin kopi merek La Marzocco. Barang tersebut menjadi salah satu lot dengan persaingan penawaran yang cukup ketat.
Sebanyak 27 peserta tercatat ikut mengajukan penawaran untuk mesin kopi tersebut. Pada akhir lelang, aset itu berhasil terjual seharga Rp108,7 juta dari harga limit Rp77,6 juta.
Tingginya minat masyarakat terhadap lelang brang rampasang KPK menunjukkan lelang aset negara masih menjadi salah satu pilihan menarik bagi pemburu barang bernilai dengan harga kompetitif.
Baca Juga: Gaikindo: Pasar Otomotif Indonesia Januari hingga Mei 2026 Tumbuh 12,8 Persen, LCGC Justru Terpuruk
Artikel Terkait
Immanuel Ebenezer Ancam Gugat KPK Rp300 Triliun, Sebut Alami Kerugian dan Framing
Dudung Abdurachman Ancam Bongkar Korupsi Program Makan Bergizi Gratis, KPK Turun Tangan!
Wamen Imipas Silmy Karim Resmi Ditahan KPK Usai Serahkan Diri Terkait OTT di Jakarta Barat
KPK Sita Uang Valas, Mobil Sport hingga Harley Davidson dari Rumah Silmy Karim
KPK Soroti Praktik Titipan dan Pungli saat SPMB 2026, Ingatkan Sekolah Jaga Integritas Sejak Awal