Temuan tersebut diperkuat hasil simulasi yang dilakukan Bidlabfor Polda Jateng di lokasi kejadian. Kasubbid Kimia Biologi Forensik AKBP Ibnu Sutarto menyebut pembakaran tungku di dalam tenda menjadi sumber utama paparan gas beracun tersebut.
“Hasil simulasi menunjukkan konsentrasi karbon monoksida dari pembakaran tungku di dalam tenda dapat mencapai 2.000 ppm dan sangat berbahaya bagi manusia. Bahkan ketika tungku digunakan di luar tenda, gas karbon monoksida masih berpotensi masuk ke dalam dan melampaui ambang batas aman,” jelasnya.
Polda Jateng mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan tungku arang, kompor portabel, maupun sumber pembakaran lainnya di dalam tenda atau ruang tertutup karena dapat memicu penumpukan karbon monoksida yang mematikan.
“Gas karbon monoksida tidak berwarna dan tidak berbau, namun dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen, kehilangan kesadaran, hingga berujung pada kematian,” tegas Artanto.
Polda Jateng berharap tragedi tersebut menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk selalu mematuhi prosedur keselamatan saat berkemah maupun berwisata di alam terbuka. (KS2)
Artikel Terkait
Polda Jateng Bongkar Dugaan Investasi Bodong Koperasi BLN, Perputaran Dana Capai Rp4,6 Triliun
Polresta Surakarta Beri Penghargaan Anggota Berprestasi, Tujuh Personel Masuk 10 Besar Polda Jateng
Polda Jateng Bongkar Penipuan Modus Pig Butchering di Solo Baru, Sindikat Raup Rp41 Miliar
CEK FAKTA: Polda Jateng Tegaskan Isu Pocong Begal Hoaks, Masyarakat Diminta Tak Mudah Terprovokasi
Remaja SMP di Magelang Beli Sajam via TikTok, Polda Jateng Minta Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
Polda Jateng Ingatkan Bijak Bermedsos, Konten Viral Pocong Jadi-jadian di Sragen Bisa Diproses Hukum
Puluhan Kasus Curanmor hingga Begal Dibongkar Polda Jateng, 105 Pelaku Ditangkap
Polda Jateng Musnahkan Barang Bukti Narkotika, 449 Kasus Terungkap dan 167 Ribu Jiwa Terselamatkan
Tambak Udang Berdiri di Kawasan Sawah Produktif di Batang, Ditreskrimsus Polda Jateng Tetapkan Satu Tersangka
Polda Jateng Dorong Inovasi Konten Positif dan Edukatif di Ruang Digital Berbasis AI