JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Vokalis grup band Kotak, Tantri Syalindri, mengungkapkan dirinya menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh teman dekatnya sendiri.
Dugaan penipuan teman dekat tersebut ia sampaikan melalui unggahan Instagram Story yang kemudian viral dan ramai diperbincangkan publik.
Dalam keterangannya, Tantri menyebut kasus penipuan tersebut telah berlangsung dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Lionel Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia 2026, Argentina Unggul 1-0 atas Austria di Babak Pertama
Ia tidak hanya menjadi korban seorang diri, tetapi juga melibatkan sejumlah pihak lain dengan total kerugian yang diduga mencapai hampir Rp10 miliar.
“Terima kasih banyak untuk teman-teman yang sudah menanyakan kabar, mendoakan, dan ikut membagikan story saya. Benar, saya sedang mengalami penipuan oleh teman sendiri karena sudah 3x24 jam yang bersangkutan menghilang tanpa itikad baik untuk bertemu,” tulis Tantri dalam unggahan Instagram Story, Senin (22/6/2026).
Tantri mengungkapkan korban dalam kasus tersebut tidak hanya dirinya, melainkan juga sejumlah orang lain. Ia menyebut total kerugian yang dialami para korban hampir mencapai Rp10 miliar.
Ia juga mengatakan pihak keluarga dari terduga pelaku disebut tidak ikut campur dalam permasalahan tersebut dan menyerahkan penyelesaian kepada para pihak yang merasa dirugikan.
Baca Juga: WASPADA! Deepfake AI Jadi Ancaman Serius, Penipuan Digital Makin Sulit Dibedakan dari Asli
Meski demikian, hingga saat ini Tantri mengaku belum melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Ia masih memberikan waktu untuk menunggu itikad baik dari terduga pelaku agar mau menyelesaikan persoalan secara langsung.
“Korban bukan hanya saya, tetapi banyak orang. Total kerugian hampir mencapai Rp10 miliar. Saya masih menunggu itikad baik untuk bertemu dan menyelesaikan masalah ini,” ungkapnya.
Jalur Hukum Masih Dipertimbangkan
Para korban disebut telah mengumpulkan sejumlah bukti terkait dugaan penipuan tersebut. Namun, langkah hukum masih belum ditempuh karena masih membuka peluang penyelesaian secara kekeluargaan.
Tantri tidak menutup kemungkinan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum apabila tidak ada penyelesaian yang jelas dari pihak terkait.
Artikel Terkait
Penipuan Online Marak, Kemkomdigi dan Polri Gabungkan Sistem Pelaporan Command Center 110 dan 112
VIRAL! Warga Banyuwangi Gagalkan Penipuan Tokek Emas Rp2 Miliar, 3 WNA Thailand Nyaris Jadi Korban
Kasus Buku Gibran End Game, Rismon Sianipar Dilaporkan atas Dugaan Penipuan
Imigrasi Amankan 16 WNA Diduga Terlibat Penipuan Online Berkedok Love Scamming
Modus Coding Berujung Penipuan, Pria di Solo Gelapkan Laptop Teman Kos Senilai Rp3,5 Juta