Ia juga mengaku mempertimbangkan kondisi keluarga dari terduga pelaku, namun menegaskan para korban turut mengalami kerugian besar.
Beberapa korban disebut bahkan kehilangan dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan penting, termasuk kesehatan dan kebutuhan keluarga.
Di akhir pernyataannya, Tantri mengungkapkan rasa kecewa mendalam atas penipian yang dialaminya. Ia mengaku merasa dikhianati oleh seseorang yang selama ini ia anggap sebagai teman dekat.
“Patah hati banget, kirain benar-benar teman, ternyata hanya dimanfaatkan,” tulisnya.
Kasus Tantri Kotak menjadi sorotan publik dan masih menunggu perkembangan lebih lanjut terkait langkah yang akan diambil para korban, termasuk kemungkinan pelaporan resmi ke pihak berwajib. (*)
Artikel Terkait
Penipuan Online Marak, Kemkomdigi dan Polri Gabungkan Sistem Pelaporan Command Center 110 dan 112
VIRAL! Warga Banyuwangi Gagalkan Penipuan Tokek Emas Rp2 Miliar, 3 WNA Thailand Nyaris Jadi Korban
Kasus Buku Gibran End Game, Rismon Sianipar Dilaporkan atas Dugaan Penipuan
Imigrasi Amankan 16 WNA Diduga Terlibat Penipuan Online Berkedok Love Scamming
Modus Coding Berujung Penipuan, Pria di Solo Gelapkan Laptop Teman Kos Senilai Rp3,5 Juta