Minggu, 14 Juni 2026

Memiliki Rasa Autentik dan Dilirik Wisatawan, Kemenpar Dorong Kuliner Lokal Naik Kelas

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Minggu, 14 Juni 2026 | 17:00 WIB
Memiliki Rasa Autentik dan Dilirik Wisatawan, Kemenpar Dorong Kuliner Lokal Naik Kelas. (kliksolonews/dok Kemenpar)
Memiliki Rasa Autentik dan Dilirik Wisatawan, Kemenpar Dorong Kuliner Lokal Naik Kelas. (kliksolonews/dok Kemenpar)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Wamenpar Ni Luh Puspa mengapresiasi Grab Bintang 5 Awards 2026 sebagai upaya memperkuat gastronomi Indonesia dan mendorong kuliner Nusantara menjadi daya tarik utama pariwisata.

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa memberikan apresiasi kepada Grab Indonesia atas penyelenggaraan Grab Bintang 5 Awards 2026 yang dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas layanan pelaku usaha kuliner sekaligus memperkuat posisi gastronomi Indonesia sebagai salah satu daya tarik utama pariwisata nasional.

Penghargaan tersebut diberikan kepada para merchant kuliner terbaik dalam acara yang digelar di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Jumat (12/6/2026).

Baca Juga: Bogamania: Resep Simple Japanese Chicken Katsu Curry Rice, Menu Rumahan ala Restoran Jepang

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kolaboratif untuk mengangkat potensi kuliner Nusantara di tengah berkembangnya tren wisata berbasis pengalaman budaya.

Ni Luh Puspa menyampaikan ajang Grab Bintang 5 Awards tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi pelaku usaha kuliner, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat industri gastronomi nasional sebagai penggerak ekonomi dan sektor pariwisata.

Menurutnya, kolaborasi antara Grab Indonesia dan Wonderful Indonesia menjadi langkah positif dalam memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Ajang ini tidak hanya mengangkat industri kuliner dan para pelaku usahanya, tetapi juga memperkuat peran gastronomi sebagai salah satu penggerak ekonomi dan pariwisata Indonesia,” ujar Ni Luh Puspa.

Wamenpar menjelaskan bahwa pengembangan gastronomi sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Pariwisata yang saat ini berfokus pada tiga pilar utama pariwisata berkualitas, yakni marine tourism, wellness tourism, dan gastro tourism.

Baca Juga: Kampung Jawani Diproyeksikan Jadi Magnet Wisata Budaya Baru Solo, Tawarkan Jamu hingga Wayang

Berbeda dengan wisata kuliner pada umumnya, gastronomi menawarkan pengalaman yang lebih mendalam karena tidak hanya berfokus pada makanan, tetapi juga mengajak wisatawan memahami sejarah, budaya, tradisi, hingga proses pengolahan suatu hidangan.

Melalui pendekatan tersebut, wisatawan dapat memperoleh pengalaman autentik yang memperkuat keterhubungan dengan destinasi yang mereka kunjungi.

Indonesia dinilai memiliki modal besar untuk mengembangkan wisata gastronomi. Keanekaragaman kuliner dari Sabang hingga Merauke menyimpan cerita, filosofi, dan nilai budaya yang menjadi identitas bangsa.

Tak hanya sebagai daya tarik wisata, gastronomi juga memiliki dampak ekonomi yang luas karena melibatkan banyak sektor, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, pengrajin pangan lokal, hingga pelaku usaha kuliner.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lukas Budi

Sumber: Kemenpar RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X