Jumat, 12 Juni 2026

Serapan Gabah BULOG Surakarta Tertinggi, Capai 114,53 Persen dari Target

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 15 Mei 2025 | 14:07 WIB
Serapan Gabah BULOG Surakarta Tertinggi, Capai 114,53 Persen dari Target. (KlikSoloNews/dok BULOG Surakarta)
Serapan Gabah BULOG Surakarta Tertinggi, Capai 114,53 Persen dari Target. (KlikSoloNews/dok BULOG Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta mencatat prestasi gemilang dalam pengadaan gabah kering panen (GKP) tahun ini.


Hingga pertengahan Mei 2025, serapan gabah telah mencapai 29.654 ton atau 114,53 persen dari target awal sebesar 25.893 ton. Capaian ini menjadi rekor tertinggi dalam sejarah pengadaan gabah oleh cabang tersebut.


Kebijakan penetapan harga GKP sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani—bagian dari program swasembada pangan dalam Asta Cita Presiden RI Prabowo—menjadi dorongan penting bagi peningkatan kesejahteraan petani dan stabilitas distribusi pangan nasional.


Pemimpin Cabang Perum BULOG Surakarta, Nanang Harianto, menyampaikan pengadaan gabah dilakukan di berbagai wilayah kerja cabang Surakarta. Berikut rincian per kabupaten:





  • Klaten: 8.928 ton




  • Sukoharjo: 8.940 ton




  • Sragen: 5.771 ton




  • Wonogiri: 2.595 ton




  • Karanganyar: 2.233 ton




  • Boyolali: 1.152 ton




  • Kota Surakarta: 31 ton




“Capaian ini merupakan yang tertinggi hingga saat ini, dan angkanya masih akan bertambah karena panen masih berlangsung di sejumlah daerah, terutama Klaten, Sukoharjo, dan Boyolali,” ungkap Nanang.


Untuk mendukung kelancaran distribusi dan penyimpanan, hasil olahan GKP akan ditampung di sembilan kompleks gudang milik BULOG Surakarta dengan kapasitas total 75.000 ton. Saat ini, stok setara beras yang tersedia telah mencapai 74.000 ton.


Guna mengantisipasi lonjakan hasil panen, BULOG Surakarta juga telah menyiapkan enam gudang tambahan yang disewa, yaitu tiga di Sukoharjo dan masing-masing satu di Klaten, Sragen, dan Wonogiri. Total kapasitas tambahan yang disediakan mencapai 30.000 ton.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X