SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Perum Perum BULOG mendorong penguatan peran perguruan tinggi dalam ekosistem pangan nasional melalui program BULOG Campus Preneur.
Program ini diproyeksikan menjadi model kolaborasi strategis antara kampus dan sektor pangan untuk mendukung implementasi kebijakan nasional, termasuk dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pangan.
Komitmen tersebut disampaikan Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, saat menghadiri Kunjungan Panitia Kerja (Panja) Komisi IV DPR RI ke Universitas Sebelas Maret (UNS) di Solo dalam rangka dengar pendapat dan penyerapan masukan dari akademisi serta pakar pangan.
Baca Juga: Polantas Menyapa di Solo, Sinergi Polisi dan Komunitas Motor Wujudkan Lalu Lintas Aman
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Internasionalisasi, dan Informasi UNS, Prof Irwan Trinugroho, dan dihadiri oleh unsur legislatif, akademisi, serta pemangku kepentingan sektor pangan.
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menegaskan bahwa penyusunan RUU Pangan membutuhkan partisipasi publik yang luas, terutama dari perguruan tinggi yang memiliki kapasitas keilmuan dan riset di bidang pangan.
“Universitas memiliki peran strategis dalam memberikan perspektif ilmiah yang objektif dan konstruktif bagi penyempurnaan substansi RUU tentang Pangan,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Dirut BULOG menekankan bahwa ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada produksi dan distribusi, tetapi juga pada inovasi, riset, dan pengembangan sumber daya manusia yang kuat dari lingkungan akademik.
Baca Juga: Bareskrim Sita Pabrik Emas Sidoarjo, Diduga Terlibat Tambang Ilegal
“BULOG melihat kampus sebagai mitra strategis dalam membangun ketahanan pangan. Kolaborasi ini penting agar gagasan besar tentang pangan dapat diterjemahkan menjadi aksi nyata di masyarakat,” ujar Ahmad Rizal.
Program Campus Preneur Dorong Peran Mahasiswa
Sebagai bentuk konkret, BULOG mengembangkan program BULOG Campus Preneur, yang menghubungkan kampus, mahasiswa, pemerintah daerah, dan BULOG dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis generasi muda.
Program ini meliputi pengembangan Rumah Pangan Kita (RPK) Muda, Mitra Pangan Muda, dan Penggerak Gerakan Pangan Murah (GPM Muda).
Melalui program ini, mahasiswa dapat menjadi pelaku usaha pangan, pendamping distribusi pangan, edukator pangan, hingga fasilitator kegiatan pangan murah di masyarakat.
Artikel Terkait
BULOG Surakarta Gerakkan Penyaluran Bantuan Pangan Serentak di Solo Raya
BULOG Surakarta Jamin Stok Pangan Aman dan Harga Stabil di Solo Raya saat Nataru
Bulog Surakarta Percepat Penyerapan Gabah 2026, Stok Beras Solo Raya Dipastikan Aman
BULOG Surakarta Ajak Pelajar Kenali Proses Distribusi Pangan dari Hulu ke Hilir
BULOG Tembus Serapan 3 Juta Ton Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Perkuat Ketahanan Pangan Nasional