Jumat, 19 Juni 2026

Jateng Gelar Sensus Ekonomi Terbesar, Ahmad Luthfi: Kejujuran Data Menentukan Arah Pembangunan

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Jumat, 19 Juni 2026 | 10:00 WIB
Jateng Gelar Sensus Ekonomi Terbesar, Ahmad Luthfi: Kejujuran Data Menentukan Arah Pembangunan. (kliksolonews/dok Pemprov Jateng)
Jateng Gelar Sensus Ekonomi Terbesar, Ahmad Luthfi: Kejujuran Data Menentukan Arah Pembangunan. (kliksolonews/dok Pemprov Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Sebanyak 36.891 petugas diterjunkan untuk melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan data yang akurat dan jujur guna mendukung penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

Pendataan yang berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi perekonomian daerah, mulai dari usaha mikro hingga sektor ekonomi berbasis rumah tangga.

Ajakan itu disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri pencanangan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Semarang, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga: TEGAS! Astrid Widayani Minta Pelaku Usaha Solo Berikan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026

Menurutnya, data yang valid merupakan fondasi penting dalam merumuskan arah pembangunan dan menentukan strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Berikan data yang sebenarnya kepada petugas sensus. Data yang akurat akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil keputusan dan menyusun kebijakan pembangunan," ujar Ahmad Luthfi.

Luthfi menjelaskan, hasil sensus nantinya akan digunakan untuk memetakan berbagai potensi ekonomi di seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Dengan data yang lengkap, pemerintah dapat melihat kebutuhan masing-masing daerah serta menentukan program yang lebih efektif.

Selain itu, data sensus juga menjadi acuan dalam menarik investasi, mendorong pertumbuhan usaha, hingga membuka peluang lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Ia meminta seluruh kepala daerah, aparatur pemerintah, hingga perangkat desa turut aktif menyosialisasikan pentingnya sensus ekonomi kepada masyarakat agar proses pendataan berjalan lancar.

Luthfi juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir memberikan informasi kepada petugas karena seluruh data yang dikumpulkan dijamin kerahasiaannya dan tidak digunakan untuk kepentingan perpajakan.

Baca Juga: Jalan Jepara-Keling Segera Dibeton, Pemprov Jateng Tambah Anggaran Jadi Rp37,1 Miliar

"Data yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya. Tujuannya untuk pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, mengatakan Jawa Tengah memiliki kontribusi besar dalam perekonomian nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lukas Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X