Jumat, 19 Juni 2026

TEGAS! Astrid Widayani Minta Pelaku Usaha Solo Berikan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:30 WIB
TEGAS! Astrid Widayani Minta Pelaku Usaha Solo Berikan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026 (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)
TEGAS! Astrid Widayani Minta Pelaku Usaha Solo Berikan Data Akurat di Sensus Ekonomi 2026 (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, memimpin Apel Siaga Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di halaman Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta, Jumat (12/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya partisipasi aktif pelaku usaha dalam memberikan data yang akurat dan sesuai kondisi sebenarnya.

Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik setiap 10 tahun sekali untuk memotret kondisi dan perkembangan seluruh aktivitas usaha nonpertanian di Indonesia.

Pendataan tahun ini menjadi kelanjutan dari sensus terakhir yang dilakukan pada 2016.

Baca Juga: Tanamkan Kepedulian Sejak Dini, Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Gelar Bakti Sosial di Panti Jompo Aisyiyah Solo

Astrid Widayani menyatakan Pemerintah Kota Surakarta siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

“Kami dari Pemerintah Kota Surakarta sangat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar berjalan lancar. Kami harapkan petugas sensus dan para pelaku usaha dapat berpartisipasi dengan baik,” kata Astrid.

Ia menegaskan keberhasilan sensus sangat bergantung pada kejujuran dan akurasi data yang diberikan oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha di Kota Solo.

Menurut Astrid, data hasil sensus memiliki peran strategis dalam penyusunan kebijakan ekonomi daerah, termasuk dalam pengembangan UMKM, peningkatan investasi, dan penciptaan lapangan kerja.

“Kami menghimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk memberikan data yang akurat. Data ini akan menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ujarnya.

Baca Juga: Polresta Surakarta Bantah Ada Penangkapan Mahasiswa saat Demo BEM Solo Raya

Ia juga menyoroti perkembangan ekonomi yang semakin dinamis dalam satu dekade terakhir, terutama dengan munculnya model usaha berbasis digital yang perlu dipetakan secara lebih detail.

362 Petugas Turun ke Lapangan

Kepala BPS Kota Surakarta, Ratna Setyowati, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 memiliki tantangan lebih kompleks dibandingkan periode sebelumnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lukas Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X