Jumat, 12 Juni 2026

Astra Dorong Ekonomi Desa Lewat Pengembangan Kopi Garut hingga Pasar Ekspor

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 17 Desember 2025 | 08:00 WIB
Astra Dorong Ekonomi Desa Lewat Pengembangan Kopi Garut hingga Pasar Ekspor. (KlikSoloNews/dok)
Astra Dorong Ekonomi Desa Lewat Pengembangan Kopi Garut hingga Pasar Ekspor. (KlikSoloNews/dok)

GARUT, KLIKSOLONEWS.COM - Di kawasan perbukitan Cikajang, Garut, hamparan kebun kopi kini bukan sekadar sumber mata pencaharian, tetapi telah menjadi tumpuan masa depan bagi ribuan keluarga petani.

Melalui program Desa Sejahtera Astra, pengelolaan kopi rakyat di wilayah ini mengalami transformasi signifikan, baik dari sisi ekonomi, kelembagaan, hingga akses pasar global.

Program pendampingan yang dijalankan Astra mendorong peningkatan kesejahteraan petani secara nyata.

Pendapatan keluarga petani kopi yang sebelumnya berada di kisaran Rp1,3 juta per bulan, kini melonjak hingga rata-rata Rp3,7 juta. Bahkan, sebagian petani mampu meraih penghasilan di atas Rp4,5 juta per bulan seiring membaiknya produktivitas dan kualitas hasil panen.

Tak hanya berdampak pada pendapatan, program ini juga memperkuat fondasi usaha melalui pembentukan koperasi petani yang dikelola secara mandiri.

Keberadaan koperasi menjadi penopang penting dalam menjaga stabilitas usaha, memperkuat posisi tawar petani, serta memastikan keberlanjutan ekosistem kopi rakyat di Garut.

Hasilnya, kopi arabika Garut binaan Desa Sejahtera Astra berhasil menembus pasar internasional. Produk kopi lokal ini telah diekspor ke berbagai negara seperti Eropa, Dubai, Mesir, Singapura, hingga pengiriman terbaru ke Thailand. Capaian tersebut menandai semakin kuatnya posisi kopi Garut dalam rantai nilai global.

Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa pengembangan desa harus bertumpu pada potensi lokal.

Menurutnya, kemandirian masyarakat akan tumbuh apabila didukung peningkatan kapasitas, akses yang luas, serta peluang usaha yang berkelanjutan.

Penguatan ekosistem kopi di Garut menjadi salah satu wujud komitmen Astra dalam menghadirkan kesejahteraan jangka panjang bagi desa.

Perubahan besar ini tidak terlepas dari peran tokoh penggerak lokal, Bernard Suryanto Langoday, yang menjadi motor pengembangan kopi di Desa Sejahtera Astra Cikajang.

Dengan pendekatan sociopreneurship, Bernard mendorong penerapan standar mutu, teknik budidaya modern, serta pengolahan dan pemasaran berbasis nilai tambah.

Upayanya berhasil menggerakkan lebih dari 4.000 warga desa, meningkatkan produktivitas, sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap kopi lokal.

Pendampingan yang dilakukan tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis petani, tetapi juga membangun kepercayaan diri mereka dalam mengelola usaha secara profesional dan berorientasi pasar.

Melalui program Desa Sejahtera Astra, perusahaan berkomitmen untuk terus menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.

Upaya pemberdayaan ekonomi desa ini sejalan dengan visi Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X