Jumat, 12 Juni 2026

Menkeu Purbaya Akui Target Pajak 2025 Sulit Tercapai, Ekonomi Nasional Melambat

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Senin, 10 November 2025 | 11:30 WIB
Menkeu Purbaya Akui Target Pajak 2025 Sulit Tercapai, Ekonomi Nasional Melambat. (KlikSoloNews/dok)
Menkeu Purbaya Akui Target Pajak 2025 Sulit Tercapai, Ekonomi Nasional Melambat. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COMMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui target penerimaan pajak nasional tahun 2025 kemungkinan besar sulit untuk dicapai.

Menurutnya, kondisi perekonomian Indonesia yang tengah melambat menjadi faktor utama yang memengaruhi capaian tersebut.

Dalam rapat bersama jajaran Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Wajib Pajak Besar di Jakarta, Jumat (7/11/2025), Purbaya menegaskan bahwa kendala tersebut bukan disebabkan oleh kinerja pegawai pajak, melainkan situasi ekonomi yang menurun.

“Target penerimaan pajak memang susah dicapai. Ini bukan salah orang pajak, karena ekonominya memang sedang turun,” ujar Purbaya dalam rapat yang juga diunggah melalui akun TikTok resminya, @purbayayudhis.

Meski begitu, Purbaya tetap meminta seluruh pegawai DJP untuk bekerja keras memastikan penerimaan pajak tetap optimal di tengah tekanan ekonomi global. Ia menilai kerja keras Kementerian Keuangan mulai menunjukkan hasil positif dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional.

“Mudah-mudahan nanti pajaknya agak membaik sedikit. Saya harapkan target-target bisa tercapai,” tambahnya.

Optimisme Penerimaan Pajak 2026

Purbaya juga menyampaikan optimisme terhadap kinerja pajak tahun depan. Ia memperkirakan ekonomi Indonesia akan kembali tumbuh dengan laju sekitar 6 persen pada 2026, seiring dengan meningkatnya aktivitas sektor swasta.

“Kita akan dorong pertumbuhan ekonomi ke 6 persen. Kalau rasio pajak kita benar, sektor swasta bisa bergerak lebih kuat,” katanya.

Pemerintah sebelumnya menetapkan target penerimaan pajak tahun 2025 sebesar Rp2.076,9 triliun. Hingga September 2025, realisasi penerimaan baru mencapai Rp1.295,3 triliun atau 62,4 persen dari target. Angka ini turun 4,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024, di mana realisasi pajak mencapai Rp1.354,9 triliun.

Meski menghadapi tantangan berat, Kementerian Keuangan optimistis akan terus memperbaiki kinerja penerimaan negara melalui berbagai langkah reformasi pajak, peningkatan kepatuhan wajib pajak, dan pemulihan ekonomi berkelanjutan.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X