Sabtu, 13 Juni 2026

Ekspor Reptil Indonesia: Hong Kong jadi Pasar Utama Perdagangan Tokek

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 14:00 WIB
Ekspor Reptil Indonesia: Hong Kong jadi Pasar Utama Perdagangan Tokek. (KlikSoloNews/dok)
Ekspor Reptil Indonesia: Hong Kong jadi Pasar Utama Perdagangan Tokek. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Nilai ekspor reptil hidup Indonesia dalam pos tarif HS01062000 selama lima tahun terakhir menunjukkan tren relatif stabil, meski volume pengiriman perlahan menyusut.

Nilai tahunan tetap berkisar antara 2,7 juta dolar AS hingga 3,3 juta dolar AS, dengan pasar utama tidak banyak berubah.

Menurut data perdagangan, negara tujuan utama reptil Indonesia meliputi Korea Selatan, Singapura, Amerika Serikat, Hong Kong, Jerman, Jepang, dan Ceko.

Hong Kong menjadi simpul penting bagi perdagangan tokek, yang sebagian besar digunakan untuk Traditional Chinese Medicine (TCM), sementara sebagian lain diperdagangkan sebagai koleksi reptil.

Pemerintah Hong Kong melalui AFCD mewajibkan setiap kiriman reptil dilengkapi izin CITES. Meski demikian, pada periode 2013-2019 terdapat catatan perdagangan tokek yang melebihi kuota resmi.

Korea Selatan saat ini mengalami tren meningkatnya minat reptil sebagai hewan peliharaan, namun pintu masuk diawasi ketat.

Semua hewan eksotik yang masuk harus melewati karantina APQA dan memiliki dokumen CITES. Impor biasanya terbatas untuk kebun binatang, penelitian, atau transit, di bawah pengawasan NParks dan izin CITES.

Sementara itu, pengiriman ke Amerika Serikat wajib mematuhi prosedur USFWS, termasuk deklarasi Form 3-177, izin CITES, dan kepatuhan terhadap Lacey Act.

Laporan IUCN juga mencatat bahwa ratusan ribu kulit sanca dipanen tiap tahun dari Indonesia dan Malaysia untuk pasar Uni Eropa dan AS.

Tren ini menunjukkan meski nilai ekspor relatif stabil, regulasi ketat dan penurunan volume menuntut pengusaha reptil untuk lebih berhati-hati dalam menjaga kepatuhan hukum dan keberlanjutan spesies.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X