Jumat, 12 Juni 2026

Danantara, Entitas Baru BUMN untuk Perkuat Daya Saing Ekonomi Indonesia

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 15 April 2025 | 12:00 WIB
Danantara, Entitas Baru BUMN untuk Perkuat Daya Saing Ekonomi Indonesia. (KlikSoloNews/dok)
Danantara, Entitas Baru BUMN untuk Perkuat Daya Saing Ekonomi Indonesia. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma’ruf menegaskan bahwa Danantara merupakan entitas baru yang dirancang untuk memperkuat posisi BUMN Indonesia di level global. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Puncak Dharma Santi BUMN 2025, Minggu 13 April 2025, di Jakarta.

“Danantara hadir sebagai bagian tak terpisahkan dari BUMN dan Kementerian BUMN. Ini bukan sekadar lembaga baru, tetapi sebuah tonggak dalam peradaban ekonomi nasional,” ujar Aminuddin.

Danantara diposisikan sebagai katalis dalam transformasi BUMN menuju efisiensi, transparansi, dan tata kelola yang lebih profesional. Tujuannya adalah menciptakan perusahaan milik negara yang bisa bersaing di pasar global.

“Dengan hadirnya Danantara, kita ingin wujudkan BUMN yang lebih transparan, profesional, dan berkelas dunia,” imbuhnya.

Aminuddin juga mengajak para tokoh dan umat Hindu untuk mendukung langkah besar ini agar selaras dengan Asta Cita, visi Presiden Prabowo Subianto untuk kemandirian dan kekuatan ekonomi Indonesia.

“Kami mohon doa restu agar Danantara menjadi bagian dari pembangunan ekonomi nasional yang mandiri dan kuat,” ucapnya.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi semua elemen bangsa demi menghadirkan BUMN yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pemerintah terus memaksimalkan berbagai instrumen strategis untuk menghadapi tekanan global.

Melalui unggahan Instagramnya, Selasa8 April 2025, ia menyebut bahwa APBN, BPI Danantara, BUMN, SDA, dan SDM menjadi alat utama menjaga ketahanan ekonomi.

“Kebijakan dan regulasi harus dirancang cermat agar benar-benar membawa manfaat bagi pemerataan dan keadilan ekonomi,” tulis Sri Mulyani.

Pernyataan ini menyusul hasil rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Senin 7 April 2025, yang membahas strategi penguatan fondasi ekonomi nasional di tengah situasi global yang penuh tantangan.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X