Sabtu, 20 Juni 2026

Panen Raya di Simo, Desa Bendungan Boyolali Hasilkan 1.725 Ton Padi dan Canangkan Program 100 Sumur

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Kamis, 18 Juni 2026 | 09:30 WIB
Panen Raya di Simo, Desa Bendungan Boyolali Hasilkan 1.725 Ton Padi dan Canangkan Program 100 Sumur. (kliksolonews/dok Pemkab Boyolali)
Panen Raya di Simo, Desa Bendungan Boyolali Hasilkan 1.725 Ton Padi dan Canangkan Program 100 Sumur. (kliksolonews/dok Pemkab Boyolali)

BOYOLALI, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Boyolali kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui kegiatan Panen Raya Padi yang digelar di Desa Bendungan, Kecamatan Simo, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum pencanangan Program Desa 100 Sumur yang diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

Acara yang masih menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-179 Kabupaten Boyolali itu dihadiri langsung Bupati Boyolali Agus Irawan, akademisi dari berbagai perguruan tinggi, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah, serta sejumlah instansi terkait.

Kepala Desa Bendungan, Fahrudin, menjelaskan wilayahnya memiliki lahan pertanian seluas 250 hektare yang menjadi salah satu penopang produksi pangan di Kabupaten Boyolali.

Baca Juga: Hari Jadi ke-179 Boyolali: Di Merbabu Art Fest, Sekda Jateng Ingatkan Pentingnya Menjaga Alam Merbabu dan Budaya Lokal

Berdasarkan perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boyolali, produktivitas padi di Desa Bendungan mencapai sekitar 6,9 ton per hektare.

Dengan capaian tersebut, total hasil panen dalam satu musim dapat mencapai sekitar 1.725 ton gabah. Jika dikonversikan ke nilai ekonomi, hasil panen tersebut diperkirakan menghasilkan pendapatan hingga Rp12,7 miliar dalam sekali panen.

“Alhamdulillah, saat ini pertanian di Desa Bendungan sudah berkembang pesat. Yang sebelumnya hanya satu kali panen dalam setahun, kini bisa tiga kali panen,” ungkap Fahrudin.

Dalam kesempatan itu, Bupati Boyolali, Agus Irawan menegaskan sektor pertanian masih menjadi kekuatan utama perekonomian Boyolali sehingga pemerintah daerah terus memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan para petani.

Menurutnya, berbagai program telah dijalankan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, mulai dari penyediaan pupuk dengan harga terjangkau hingga bantuan alat dan mesin pertanian dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten.

Selain itu, Desa Bendungan juga mendapatkan dua titik sumur untuk mendukung sistem irigasi melalui Program Desa 100 Sumur.

Baca Juga: Jelajah UMKM dan Wisata Desa Tarubatang Selo Kabupaten Boyolali

“Kita sadar bahwa potensi besar kita adalah pertanian. Karena itu kita benar-benar mendorong ke sana. Banyak bantuan yang diberikan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani,” ujar Agus.

Berbagai Bantuan Pertanian Disalurkan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lukas Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X