BOYOLALI, KLIKSOLONEWS.COM – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menggelar Silaturahmi Kamtibmas bersama perwakilan perguruan pencak silat se-Kabupaten Boyolali guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Bulan Suro.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Vicon TI Polres Boyolali pada Rabu (17/6/2026) malam itu mengusung tema “Bersama Polri Wujudkan Perguruan Silat yang Aman, Damai dan Bermartabat.”
Acara dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali, pengurus IPSI Kabupaten Boyolali, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Satpol PP, serta perwakilan berbagai perguruan pencak silat yang ada di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, AKBP Indra Maulana Saputra menekankan pentingnya kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, dan perguruan silat untuk menjaga situasi tetap kondusif, terutama menjelang Bulan Suro yang biasanya diwarnai berbagai kegiatan tradisi dan agenda organisasi pencak silat.
Menurutnya, pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang memiliki nilai luhur dan berperan penting dalam pembinaan karakter generasi muda, pengembangan olahraga prestasi, serta pembentukan kedisiplinan.
“Perguruan silat memiliki tujuan yang sangat baik, mulai dari pendidikan karakter hingga mencetak atlet berprestasi. Jangan sampai tindakan segelintir oknum merusak nama baik organisasi dan nilai-nilai luhur yang selama ini dijaga,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra.
Kapolres juga meminta para pengurus perguruan silat untuk selalu berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila akan menggelar kegiatan yang melibatkan banyak peserta.
Langkah tersebut dinilai penting agar pengamanan dapat dipersiapkan secara maksimal demi keselamatan seluruh pihak.
Baca Juga: Jelang Bulan Suro, Polresta Surakarta Gandeng IPSI dan Perguruan Silat Deklarasikan Kamtibmas Damai
Selain itu, anggota perguruan silat diingatkan untuk mematuhi aturan hukum dan menghindari berbagai tindakan yang dapat menimbulkan gangguan keamanan maupun citra negatif organisasi, seperti konsumsi minuman keras, aksi provokatif, hingga penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis.
Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Boyolali, Roni Syaifullah, menegaskan IPSI memiliki peran sebagai wadah pemersatu seluruh perguruan pencak silat sekaligus sarana pembinaan atlet untuk meraih prestasi di tingkat daerah maupun nasional.
Ia berharap seluruh perguruan dapat terus mengarahkan potensi generasi muda ke kegiatan yang positif dan mendukung persiapan atlet menghadapi berbagai ajang kompetisi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Boyolali, Bambang S, juga mengajak seluruh anggota perguruan silat untuk mengedepankan semangat persaudaraan serta menjaga keharmonisan antarorganisasi.
Artikel Terkait
Dugaan Aksi Intimidasi Debt Collector di Waduk Cengklik Boyolali, Korban Ngaku Diadang dan Diteror di Jalan
Polda Jateng Bongkar Pabrik Mie Berformalin di Boyolali, Produksi Capai 1,5 Ton per Hari
Rachmat Pambudy Tinjau Peternakan Sapi Perah di Boyolali, Dorong Hilirisasi Industri Susu
Misteri Kematian Wanita di Boyolali Usai Terima Sate Misterius, Lima Ayam Keluarga Ikut Mati
Tradisi Sedekah Gunung Merapi Boyolali, Kepala Kerbau Jadi Simbol Keselamatan Warga