Jumat, 19 Juni 2026

Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa, Bentengi Masyarakat dari Pinjol Ilegal dan Judol

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Jumat, 19 Juni 2026 | 08:00 WIB
Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa, Bentengi Masyarakat dari Pinjol Ilegal dan Judol. (kliksolonews/dok Pemprov Jateng)
Jateng Perkuat Literasi Keuangan hingga Desa, Bentengi Masyarakat dari Pinjol Ilegal dan Judol. (kliksolonews/dok Pemprov Jateng)

Menurut data OJK, perekonomian Jawa Tengah pada triwulan I 2026 tumbuh 5,89 persen secara tahunan, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,61 persen.

Penyaluran kredit UMKM di Jawa Tengah juga mencapai Rp206,54 triliun, sementara kredit sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 2,32 persen.

Baca Juga: Gibran Pastikan Tata Kelola MBG dan Koperasi Merah Putih Diperbaiki, Fokus Tepat Sasaran dan Bebas Korupsi

Di sisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Noor Nugroho, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung penguatan ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan melalui perluasan sistem pembayaran digital seperti QRIS dan BI-FAST.

Berbagai program TPAKD Jawa Tengah juga menunjukkan hasil positif. Program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) telah menjangkau sekitar 7 juta peserta melalui lebih dari 4.000 kegiatan edukasi.

Sementara Program Ayo Jateng Menabung berhasil mencatatkan 8,6 juta rekening pelajar dengan total simpanan mencapai Rp1,8 triliun.

Selain itu, Program Kredit Melawan Rentenir telah menyalurkan pembiayaan dengan outstanding sebesar Rp1,45 triliun kepada lebih dari 75 ribu debitur.

Sedangkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Jawa Tengah telah mencapai Rp48,73 triliun yang dimanfaatkan oleh lebih dari 1,17 juta pelaku usaha.

Baca Juga: Jelang Pengesahan Warga Baru, Polresta Surakarta Minta Perguruan Silat Jaga Kondusivitas dan Hindari Konvoi

Dengan penguatan literasi dan akses keuangan hingga tingkat desa, Pemprov Jawa Tengah berharap masyarakat semakin terlindungi dari praktik keuangan ilegal sekaligus memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kesejahteraan melalui akses pembiayaan yang aman dan produktif.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lukas Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X