Alfin sempat berusaha mengejar, namun pelaku berhasil melarikan diri. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Surat Permintaan Maaf Bikin Korban Terkejut
Keesokan harinya, keluarga Alfin menemukan sepucuk surat yang diselipkan di bawah pintu toko.
Surat itu diketahui ditulis oleh pelaku berinisial EPB (35), warga Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo.
Dalam surat tersebut, EPB mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas pencurian yang telah dilakukannya.
Ia mengaku terpaksa mencuri karena membutuhkan uang untuk membayar biaya sekolah anak sulungnya agar bisa mengikuti ujian.
Tak hanya itu, pelaku juga berjanji akan mengembalikan uang yang diambil setelah menerima gaji dalam waktu dua minggu.
"Isi suratnya membuat saya kaget. Dia mengakui kesalahannya dan berjanji akan mengganti uang yang sudah diambil," kata Alfin.
Selain meninggalkan surat, pelaku juga menghubungi Alfin melalui telepon dan pesan WhatsApp untuk kembali menyampaikan permintaan maaf.
EPB menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab dan mengganti kerugian yang dialami korban.
Baca Juga: Demo BEM Solo Raya di Solo, Kritisi Program MBG hingga Kenaikan Harga BBM
Meski demikian, kejadian tersebut meninggalkan rasa trauma bagi keluarga Alfin.
Saat ini toko kelontong miliknya terpaksa tutup lebih awal setiap hari karena istri dan anak-anaknya masih merasa takut setelah insiden tersebut.
"Kalau soal uang mungkin bisa diganti, tapi rasa takut keluarga sampai sekarang masih ada," ungkap Alfin.
Meski sudah melaporkan kasus tersebut ke polisi, Alfin mengaku masih membuka peluang penyelesaian secara damai melalui mekanisme restorative justice.
Artikel Terkait
Nyaris Babak Belur Dihakimi Massa, Pencuri HP di Nusukan Diamankan Tim Sparta Polresta Surakarta
Lupa Cabut Kunci, Motor Hilang! Polisi Kartasura Bekuk Pencuri Kurang dari 24 Jam
Tim Sparta Polresta Surakarta Amankan Dua Terduga Pencuri Helm saat CFD Sriwedari
CEK FAKTA: Lowongan Ombudsman RI Viral di Facebook, Waspada Link Palsu Pencuri Data
Viral! Delapan Pemuda Diduga Pencuri Durian Montong Diarak Keliling Desa Sebelum Diserahkan ke Polisi