Salah satu inovasi yang mengantarkan Marsella meraih Kalpataru Yuvan adalah pengembangan pupuk SAVIO.
Inovasi pupuk SAVIO tersebut diciptakan untuk menjawab tantangan utama dalam kegiatan restorasi lingkungan, yakni rendahnya tingkat keberhasilan pertumbuhan bibit di lahan yang telah mengalami kerusakan.
Penggunaan pupuk SAVIO terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman secara lebih optimal.
Keberhasilan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang membuat program penghijauan dan restorasi lahan yang dijalankan Marsella memberikan hasil nyata.
Libatkan Masyarakat dalam Pelestarian Alam
Selain melakukan aksi penghijauan, Marsella juga aktif mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam menjaga lingkungan.
Baca Juga: InJourney Airports Perkuat Komitmen Lingkungan Lewat Penanaman 800 Pohon Puspa di Bukit Mongkrang
Melalui berbagai kegiatan edukasi dan aksi lapangan, warga diajak berpartisipasi dalam penanaman serta perawatan pohon secara berkala.
Pendekatan tersebut berhasil menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat sekaligus membangun rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar.
Dampak yang dihasilkan tidak hanya terlihat dari meningkatnya tutupan vegetasi dan membaiknya kualitas lahan, tetapi juga dari tumbuhnya budaya peduli lingkungan di kalangan masyarakat.
Keberhasilan Marsella menjadi penerima Kalpataru Yuvan 2026 juga mencatat sejarah baru bagi Kabupaten Sragen. Untuk pertama kalinya, penghargaan tersebut berhasil diraih seorang remaja asal Sragen.
Marsella berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan dan berani mengambil langkah nyata dalam menjaga kelestarian alam.
Baca Juga: Pemerintah Setop Aktivitas Usaha di Hulu Batang Toru, Audit Lingkungan Dimulai 6 Desember
“Saya berharap semakin banyak generasi muda yang berani peduli dan mengambil aksi nyata untuk lingkungan. Tidak perlu menunggu besar untuk memulai, karena perubahan selalu berawal dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” ujarnya.
Penghargaan Kalpataru Yuvan 2026 diharapkan mampu memperkuat gerakan pelestarian lingkungan lintas generasi sekaligus mendorong semakin banyak anak muda Indonesia untuk terlibat dalam menjaga bumi dan masa depan lingkungan hidup. (*)