Sabtu, 13 Juni 2026

Mahasiswa UNS Sulap Limbah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan di Desa Karangrejo Wonosobo

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 8 Agustus 2025 | 08:37 WIB
Mahasiswa UNS Sulap Limbah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan di Desa Karangrejo Wonosobo. (KlikSoloNews/dok)
Mahasiswa UNS Sulap Limbah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan di Desa Karangrejo Wonosobo. (KlikSoloNews/dok)

WONOSOBO, KLIKSOLONEWS.COM – Inovasi menarik datang dari Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 396 Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Berlokasi di Desa Karangrejo, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, mereka menggelar program kreatif bertajuk “Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi sebagai Bentuk Pencegahan Pencemaran Lingkungan.”

Program ini dikoordinatori Susiana Fajarwati, mahasiswi Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UNS, yang menjelaskan kegiatan ini lahir dari kepedulian terhadap tingginya limbah minyak jelantah rumah tangga yang sering kali dibuang sembarangan.

“Kami ingin mengubah sesuatu yang dianggap sampah menjadi barang bermanfaat dan bernilai jual. Ini bukan hanya soal daur ulang, tetapi juga bentuk edukasi dan solusi konkret terhadap pencemaran lingkungan,” ujar Susiana.

Program ini tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta poin 14 tentang pelestarian ekosistem perairan.

Desa Karangrejo memiliki karakteristik unik, di mana mayoritas rumah tangganya menghasilkan minyak jelantah, dan desa ini juga dilintasi Sungai Serayu, yang menjadi tumpuan hidup warga sebagai tempat mencari ikan.

Sayangnya, kebiasaan membuang limbah minyak ke sungai mengancam kelestarian biota air dan ekosistem sungai secara keseluruhan.

Melalui pelatihan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah, Tim KKN UNS 396 mengajak masyarakat untuk beralih pada pola pikir produktif dan ramah lingkungan.

-
Mahasiswa UNS Sulap Limbah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan di Desa Karangrejo Wonosobo. (KlikSoloNews/dok)

Kegiatan dilangsungkan di Balai Desa Karangrejo dengan menggandeng Ibu-ibu PKK sebagai peserta utama. Antusiasme mereka luar biasa mulai dari menyimak materi, mencoba langsung proses pembuatan, hingga berinovasi dengan aroma dan bentuk lilin yang menarik.

Lilin aromaterapi hasil olahan ini memiliki banyak keunggulan. Selain ramah lingkungan, produk ini memiliki potensi menjadi usaha rumahan yang menjanjikan.

Mudah dibuat, berbahan murah, dan tampilannya menarik dan cocok dijadikan souvenir untuk acara pernikahan, ulang tahun, hingga oleh-oleh khas desa.

Dengan mengusung semangat pemberdayaan berkelanjutan, KKN UNS Kelompok 396 berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah awal bagi masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga dengan cara yang kreatif, ekonomis, dan tentu saja ramah lingkungan.

“Semoga inisiatif kecil ini bisa menginspirasi perubahan besar di kemudian hari,” tutup Susiana.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X