Untuk mencapai tujuan tersebut, penguatan tata kelola BUMD melalui sistem akuntansi dan pelaporan keuangan yang sesuai standar menjadi langkah penting yang harus dilakukan secara konsisten.
Dorong Transparansi, Kepercayaan, dan Daya Saing
Dengan penerapan SAK EP yang baik, Respati berharap BUMD Kota Surakarta mampu menghasilkan laporan keuangan yang lebih berkualitas, meningkatkan kepercayaan publik, mempermudah audit dan evaluasi kinerja, serta memperkuat proses pengambilan keputusan manajemen.
Hal tersebut diharapkan dapat berdampak pada peningkatan daya saing serta keberlanjutan usaha BUMD di masa mendatang.
Respati juga meminta seluruh jajaran direksi, dewan pengawas, komisaris, dan pegawai BUMD untuk terus memperkuat budaya kerja yang profesional, berintegritas, inovatif, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga: Kesepakatan Baru MBG di Jateng, SPPG Wajib Serap Telur dan Ayam Peternak Lokal Dua Kali Seminggu
“Tata kelola yang baik bukan hanya kewajiban regulatif, tetapi merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan keberhasilan dan keberlanjutan BUMD di masa depan,” tegasnya.
Ia optimistis, dengan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, BUMD Kota Surakarta akan semakin sehat, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Solo.(*)
Artikel Terkait
SMPN 24 dan SMPN 25 Solo Jadi Sekolah Percontohan, Respati Ardi Siapkan Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional
Matangkan SMP Kelas Program Khusus, Wali Kota Respati Ardi Studi Banding ke SMA Taruna Nusantara Magelang
Solo Kerap Mati Lampu, Wali Kota Respati Langsung Telepon PLN: Jangan Sampai Ganggu Aktivitas Warga
Program MBG Solo Tanpa Insiden, Respati Ardi Beberkan Strategi hingga Jadi Role Model Daerah Lain
CFD Solo Genap 16 Tahun, Respati Ardi Soroti Sampah dan Asap Rokok