Sabtu, 20 Juni 2026

SMPN 24 dan SMPN 25 Solo Jadi Sekolah Percontohan, Respati Ardi Siapkan Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:00 WIB
SMPN 24 dan SMPN 25 Solo Jadi Sekolah Percontohan, Respati Ardi Siapkan Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional. (kliksolonews/dok)
SMPN 24 dan SMPN 25 Solo Jadi Sekolah Percontohan, Respati Ardi Siapkan Transformasi Pendidikan Berstandar Internasional. (kliksolonews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menyiapkan SMP Negeri 24 dan SMP Negeri 25 sebagai sekolah percontohan dalam program transformasi pendidikan negeri.

Melalui pengembangan Kelas Program Khusus, kedua sekolah tersebut diharapkan menjadi model pendidikan berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mengatakan pengembangan program tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan negeri sekaligus mengubah persepsi masyarakat terhadap sekolah yang selama ini kurang diminati.

Baca Juga: Wali Kota Respati Ardi Gandeng YPKBI Rancang SMP Kelas Program Khusus Gunakan Kurikulum Internasional

Pernyataan itu disampaikan Respati saat menjawab pertanyaan wartawan seusai peletakan batu pertama pembangunan gereja di kawasan penataan eks Hak Pakai (HP) 00001, Jalan Sungai Serang, Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasarkliwon, Jumat (19/6/2026).

Menurut Respati, SMPN 24 dan SMPN 25 dipilih karena memiliki lokasi yang strategis di pusat Kota Solo.

Namun selama ini, kedua sekolah tersebut belum menjadi pilihan utama masyarakat dibandingkan sejumlah SMP negeri favorit ataupun sekolah unggulan Solo lainnya.

“SMP Negeri 24 dan SMP Negeri 25 memiliki lokasi yang strategis di tengah kota. Namun sebelumnya, kedua sekolah tersebut juga termasuk sekolah yang belum banyak diminati. Karena itu, saya ingin menghadirkan transformasi pendidikan yang benar-benar nyata,” ujar Respati.

Respati menegaskan, program Kelas Program Khusus menjadi bukti bahwa sekolah negeri mampu menghadirkan pendidikan berkualitas tanpa membebani masyarakat dengan biaya tinggi.

Pemkot Solo ingin menciptakan sistem pendidikan yang menggabungkan kualitas akademik, pembentukan karakter, serta pengembangan potensi siswa secara menyeluruh.

Baca Juga: Gelar SISKS Paku Buwono XIV Didaftarkan sebagai Merek ke Dirjen Kekayaan Intelektual, Ini Penjelasannya

“Saya ingin menunjukkan bahwa pendidikan yang terjangkau sekaligus berkualitas dapat diwujudkan melalui SMP Kelas Program Khusus ini,” katanya.

Pada tahap awal, program tersebut akan diterapkan melalui kelas khusus di SMPN 24 dan SMPN 25. Ke depan, pengembangan akan dilakukan secara bertahap hingga kedua sekolah tersebut bertransformasi menjadi sekolah program khusus secara menyeluruh.

“Program ini akan terus berlanjut. Untuk sementara dilaksanakan dalam bentuk kelas khusus di dua SMP tersebut. Setelah angkatan di atasnya selesai, sekolah ini akan dikembangkan menjadi sekolah dengan program khusus secara menyeluruh,” jelasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lukas Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X