MAGELANG, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, melakukan kunjungan studi banding ke SMA Taruna Nusantara di Magelang, Kamis (18/6/2026).
Kunjungan Respati Ardi tersebut untuk mematangkan konsep pengembangan SMP Kelas Program Khusus yang akan diterapkan di SMPN 24 dan SMPN 25 Surakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Respati didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariatno, beserta jajaran. Turut hadir Ketua Komisi IV DPRD Surakarta Sugeng Riyanto, Wakil Ketua Komisi IV Janjang Sumaryono, dan Sekretaris Komisi IV Yanuar Sindhu.
Baca Juga: Kuota Siswa Baru SMPN 1 Solo Jadi Sorotan, Disdik: Masih Data Sementara
Kedatangan rombongan Pemkot Surakarta disambut langsung Kepala SMA Taruna Nusantara, Mayor Jenderal TNI Muhammad Imam Gogor bersama jajaran sekolah.
Respati mengatakan, kunjungan tersebut bertujuan mempelajari sistem pendidikan yang diterapkan SMA Taruna Nusantara sebagai referensi dalam pengembangan SMP Kelas Program Khusus di Kota Solo.
Menurutnya, Pemkot Surakarta memiliki kewenangan di bidang pendidikan hingga jenjang SMP. Berbagai konsep dan metode pendidikan yang diterapkan di SMA Taruna Nusantara dinilai relevan untuk diadaptasi pada tingkat pendidikan menengah pertama.
“Kita ingin mengetahui bahwa kami secara administrasi Pemkot Surakarta memiliki tugas dan wewenang hingga SMP. Dan saya rasa SMA Taruna Nusantara bisa menjadi percontohan bagaimana konsep tersebut dapat diterapkan di level pendahulunya, yakni SMP,” ujar Respati.
Respati menjelaskan, pengembangan SMP Kelas Program Khusus tidak hanya berfokus pada peningkatan prestasi akademik siswa.
Pemkot Surakarta juga ingin membangun karakter, kedisiplinan, kesamaptaan, pola asuh yang tepat, serta memperkuat keterlibatan orang tua dalam proses pendidikan.
Menurutnya, seluruh aspek tersebut menjadi bekal penting bagi siswa agar mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, termasuk sekolah-sekolah unggulan nasional.
“Ini terus kita pelajari, bagaimana SMP-SMP kita terutama SMP Unggulan atau Kelas Program Khusus nantinya bisa menyiapkan siswa agar diterima di jenjang pendidikan berikutnya, salah satunya SMA Taruna Nusantara. Jadi persiapan tidak hanya akademik, tetapi juga kesamaptaan, kedisiplinan, pola asuh, dan komitmen orang tua,” katanya.
Jadi Percontohan bagi SMP Negeri Lain di Solo
Artikel Terkait
Pertamax Naik, Wali Kota Respati Pastikan Pelayanan Publik di Solo Tetap Berjalan Normal
Surakarta Raih WTP ke-16, Wali Kota Respati Ardi Tekankan OPD Fokus pada Dampak Nyata untuk Warga
Wali Kota Respati Ardi Gandeng YPKBI Rancang SMP Kelas Program Khusus Gunakan Kurikulum Internasional
Pembangunan Gereja di Mojo Solo Resmi Dimulai, Respati Tegaskan Tak Ada Alasan Menolak Jika Syarat Lengkap