“Frans Antoni merupakan salah satu figur penting dalam struktur jaringan Fredy Pratama. Perannya tidak hanya sebagai pelaksana di lapangan, tetapi juga sebagai pengendali keuangan dan penghubung jaringan internasional,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).
Baca Juga: Bareskrim Sita Pabrik Emas Sidoarjo, Diduga Terlibat Tambang Ilegal
Ia menegaskan bahwa Polri akan terus mengembangkan kasus ini untuk menelusuri aliran dana, menyita aset hasil kejahatan, serta mengejar pelaku lain yang masih buron, termasuk Fredy Pratama yang masuk daftar Red Notice.
Polri juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak, termasuk KBRI Kuala Lumpur dan otoritas terkait di luar negeri, yang membantu proses penangkapan hingga pemulangan tersangka.
Menurut Polri, keberhasilan ini menunjukkan semakin sempitnya ruang gerak sindikat narkotika internasional berkat kerja sama lintas negara yang semakin solid.(*)