Minggu, 14 Juni 2026

Nanik S Deyang Bantah Terlibat Pengadaan BGN: Seumprit Kucing Pun Saya Nggak Tahu!

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Minggu, 14 Juni 2026 | 09:00 WIB
Nanik S Deyang Bantah Terlibat Pengadaan BGN: Seumprit Kucing Pun Saya Nggak Tahu! (kliksolonews/dok)
Nanik S Deyang Bantah Terlibat Pengadaan BGN: Seumprit Kucing Pun Saya Nggak Tahu! (kliksolonews/dok)

"Gue sidak itu menunjukkan kepada presiden dan semuanya bahwa ini lho kenyataannya. Kalau semuanya dikasih Rp6 juta tentu negeri ini boncos," katanya.

Ia menilai kondisi di lapangan perlu diketahui secara langsung agar kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran.

Bantah Disebut Sebagai Pelapor Internal

Nanik turut menanggapi tudingan yang menyebut dirinya sebagai pihak yang membocorkan berbagai persoalan internal BGN kepada publik maupun aparat penegak hukum.

Ia menegaskan berbagai isu yang kini menjadi perhatian publik sebenarnya sudah ramai diperbincangkan di media sosial sebelum dirinya memberikan komentar.

Meski demikian, Nanik menyatakan tidak mempermasalahkan apabila ada pihak yang menganggap dirinya berupaya melindungi keuangan negara.

Baca Juga: Terima Delegasi Xi’an, Astrid Dorong Penguatan Kerja Sama Solo Tiongkok di Berbagai Sektor

"Kalau gue dianggap sebagai cepu, kalau pun iya gue cepuin kan untuk mengamankan duit negara. Salah tidak?" ucapnya.

Dalam wawancara tersebut, Nanik juga mengungkapkan dirinya jarang berinteraksi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto sejak menjabat di BGN.

Menurutnya, komunikasi yang pernah terjadi lebih banyak berkaitan dengan program becak listrik yang selama ini menjadi salah satu gagasannya.

"Tanyakan saja ke Mas Teddy dan sekretaris bapak, sejak gue diangkat jadi wakil itu kayaknya gue belum pernah bertemu Prabowo. Sekali ketemu urusan soal becak listrik," ungkap Nanik.

Singgung Masalah Korupsi saat Bertemu Presiden

Meski mengaku jarang bertemu Presiden, Nanik mengatakan pernah menyampaikan kekhawatirannya terkait praktik korupsi saat membahas program sekolah terintegrasi pada awal 2025.

Namun, ia menegaskan pernyataan tersebut hanya berupa pandangan umum dan tidak mengarah pada pihak tertentu.

Baca Juga: UNS Dilibatkan dalam Penyusunan RUU Pangan, Siapkan Rekomendasi Berbasis Riset dan Inovasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lukas Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X