SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Dugaan tindak pencurian yang terjadi di sebuah toko emas di kawasan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, menarik perhatian publik setelah informasi mengenai peristiwa tersebut ramai beredar di media sosial.
Kabar tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram yang membagikan kondisi lokasi kejadian pada Rabu (10/6/2026).
Dalam unggahan itu terlihat sejumlah personel kepolisian berada di sekitar toko emas yang menjadi lokasi kejadian. Foto lainnya memperlihatkan toko dalam kondisi tutup pasca-insiden.
Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan pencurian tersebut disebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Unggahan tersebut juga menyampaikan harapan agar pelaku segera berhasil diamankan aparat kepolisian.
Dari pantauan KlikSoloNews di lokasi sekitar pukul 17.00 WIB, toko emas yang berlokasi di Nusukan tersebut sudah tutup.
Menanggapi kabar yang viral di media sosial, pihak kepolisian membenarkan kejadian tersebut memang terjadi dan saat ini tengah ditangani Satreskrim Polresta Surakarta.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasi Humas Polresta Surakarta, AKP Lingga Ramadhani, mengatakan penyidik masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut sehingga belum dapat menyampaikan secara detail terkait kronologi kejadian maupun nilai kerugian yang dialami korban.
"Kasusnya sudah termonitor dan sedang dalam penanganan Satreskrim. Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan berjalan," ujarnya.
Lebih lanjut, Lingga juga meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan perampokan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kejadian tersebut lebih mengarah pada tindak pencurian dengan modus pelaku yang diduga berpura-pura menjadi pembeli sebelum membawa barang dan melarikan diri.
"Kami luruskan informasi yang berkembang di medsos, kejadian ini bukan perampokan, melainkan pencurian dengan modus membawa barang dan pelaku melarikan diri," tegas Lingga.
Saat ini, petugas kepolisian masih mengumpulkan berbagai keterangan dari saksi-saksi serta melakukan pemeriksaan terhadap bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus memastikan rangkaian peristiwa secara menyeluruh.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar menunggu informasi resmi dari pihak berwenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait kasus dugaan pencurian di toko emas Nusukan tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena sempat memunculkan spekulasi mengenai adanya aksi perampokan. Namun, hasil penyelidikan sementara menunjukkan indikasi bahwa pelaku menjalankan aksinya dengan modus menyamar sebagai pembeli untuk mengelabui penjaga toko.
Penyelidikan masih terus berlangsung dan pihak kepolisian berjanji akan memberikan perkembangan terbaru setelah proses pendalaman selesai dilakukan.(KS01)