Pemerintah Kota Solo telah menjalin berbagai kerja sama dengan sejumlah sektor industri dan lembaga penyalur tenaga kerja untuk memperluas kesempatan kerja bagi warga.
“Kesempatan kerja tidak hanya tersedia di Jepang, tetapi juga di Turki, Tiongkok, kawasan industri KIT Batang, hingga Solo Techno Park. Intinya, Rumah Siap Kerja hadir untuk menyalurkan tenaga kerja baik ke dalam negeri maupun luar negeri,” jelasnya.
Program pemasangan stiker rumah penerima bansos dan penguatan Rumah Siap Kerja merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Surakarta dalam menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.
Pemkot Solo menilai bantuan sosial tidak cukup jika tidak dibarengi dengan program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Melalui kombinasi antara bantuan sosial, pelatihan kerja, peningkatan keterampilan, dan akses lapangan pekerjaan, pemerintah berharap semakin banyak keluarga penerima manfaat yang mampu naik kelas dan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Respati menegaskan bahwa keberhasilan pengentasan kemiskinan tidak hanya diukur dari jumlah bantuan yang disalurkan, tetapi dari semakin banyaknya warga yang berhasil memperoleh pekerjaan layak dan kehidupan yang lebih sejahtera.(ks01)