Jumat, 12 Juni 2026

Dari Tempel Stiker Penerima Bansos hingga Lowongan Kerja, Jurus Baru Respati Ardi Entaskan Kemiskinan di Solo

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 4 Juni 2026 | 09:00 WIB
Dari Tempel Stiker Penerima Bansos hingga Lowongan Kerja, Jurus Baru Respati Ardi Entaskan Kemiskinan di Solo. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)
Dari Tempel Stiker Penerima Bansos hingga Lowongan Kerja, Jurus Baru Respati Ardi Entaskan Kemiskinan di Solo. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, mulai memasang stiker di rumah warga penerima bantuan sosial (bansos) sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan di Kota Solo.


Stiker tersebut diberikan kepada keluarga penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK), serta Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).


Pemasangan stiker dilakukan secara simbolis di kawasan Margorejo RW 11, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Rabu (3/6/2026). Program ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kota Surakarta dalam memperkuat pendataan sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat penerima bantuan.


Respati menegaskan pemasangan stiker bukan bertujuan memberikan cap atau stigma kepada warga penerima bantuan sosial. Sebaliknya, stiker tersebut diharapkan menjadi simbol semangat bersama untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dan keluar dari garis kemiskinan.


Menurutnya, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendampingi masyarakat agar mampu memperbaiki kondisi ekonomi secara bertahap.


“Kami memberikan stiker bagi warga penerima bantuan sosial. Stiker ini menjadi tanda semangat kita bersama untuk mengubah nasib dan mengentaskan kemiskinan. Ini juga menjadi komitmen kami untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Respati.


Ia berharap stiker tersebut tidak terpasang selamanya karena tujuan utama program adalah membantu warga menjadi lebih mandiri secara ekonomi.


“Kita berdoa agar tidak selamanya stiker itu terpasang di rumah-rumah warga karena harapannya mereka dapat meningkat kesejahteraannya,” tambahnya.


Selain memasang stiker, Pemerintah Kota Surakarta juga menawarkan berbagai program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga penerima bantuan sosial.


Salah satu program unggulan yang terus diperkuat adalah Rumah Siap Kerja, sebuah program yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi masyarakat agar lebih mudah memperoleh pekerjaan yang layak.


Respati mengakui masih banyak warga yang belum memiliki pekerjaan tetap maupun pekerjaan dengan penghasilan yang memadai. Karena itu, intervensi melalui pelatihan dan penyaluran tenaga kerja menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.


“Masih banyak warga yang belum mendapatkan pekerjaan. Ada juga yang sudah bekerja tetapi penghasilannya belum layak. Kondisi seperti ini akan kami intervensi melalui program Rumah Siap Kerja,” katanya.



Rumah Siap Kerja Buka Peluang Kerja Dalam dan Luar Negeri


Menurut Respati, program Rumah Siap Kerja terus dioptimalkan agar mampu menjadi jembatan antara pencari kerja dan dunia industri.


Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan pelatihan keterampilan, tetapi juga akses terhadap berbagai peluang kerja baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X