SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan dan rehabilitasi puluhan ruas jalan serta sejumlah jembatan pada 2026. Simak daftar lengkap lokasi yang akan diperbaiki.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan program besar perbaikan infrastruktur pada tahun 2026 dengan mengalokasikan anggaran untuk peningkatan dan rehabilitasi puluhan ruas jalan serta sejumlah jembatan di berbagai daerah.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui infrastruktur yang lebih baik.
Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, sejumlah ruas jalan strategis akan mendapatkan peningkatan kualitas pada tahun depan.
Beberapa ruas yang masuk program peningkatan antara lain Wiradesa–Kajen, Wanayasa–Kalibening, Jalan Brigjen Sudiarto, Jepara–Keling, Kudus–Colo, Todanan–Ngawen, Demak–Godong, Singget–Doplang–Cepu, Kuwu–Galeh, Galeh–Ngrampal, Sirampog–Bumiayu, Jalur Penyelamat Kalijambe, hingga ruas Batas Kota Salatiga–Kedungjati–Batas Kabupaten Grobogan.
Selain peningkatan jalan, pemerintah provinsi juga menjadwalkan rehabilitasi pada sejumlah ruas yang mengalami kerusakan atau membutuhkan perbaikan kualitas konstruksi.
Ruas yang akan direhabilitasi meliputi Pati–Tayu, Pati–Kayen–Sukolilo, Jepara–Kudus, Patikraja–Kaliori, Sidareja–Cukangleusleus, Karanganyar–Tawangmangu–Kalisoro, Ngadirojo–Biting–Perbatasan Jawa Timur, Ngadirojo–Giriwoyo, Wonogiri–Manyaran–Blimbing, Sapuran–Kepil, Bandungsari–Paningkaban, dan Bandungsari–Salem.
Pada sektor jembatan, Pemprov Jawa Tengah akan melakukan penggantian Jembatan Dengkeng di Kabupaten Klaten yang berada pada ruas Karangwuni–Batas DIY.
Sementara rehabilitasi dijadwalkan untuk Jembatan Lusi Putat di Lingkar Utara Purwodadi, Jembatan Jurang Gowang pada ruas Kutoarjo–Bruno di Kabupaten Purworejo, Jembatan Kalidawe pada ruas Parakan–Patean, serta Jembatan Krompeng pada ruas Kajen–Batang.
Selain proyek pembangunan dan rehabilitasi tersebut, pemerintah juga menyiapkan program pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 2.414,59 kilometer yang tersebar di 173 ruas jalan. Pemeliharaan juga akan dilakukan terhadap jembatan provinsi dengan total panjang mencapai 26.445,77 meter.
Kepala Dinas PUPR Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan salah satu proyek yang menjadi perhatian pada 2026 adalah perbaikan ruas Jalan Raya Randublatung–Cepu di Kabupaten Blora.
Proyek tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp5,276 miliar dan saat ini telah memasuki tahap pelelangan. Penanganan difokuskan pada kerusakan berat di wilayah Desa Kediren, Kecamatan Randublatung.
Menurut Henggar, desain teknis proyek masih terus dievaluasi agar panjang ruas jalan yang diperbaiki dapat diperluas sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Ia menambahkan, pada 2025 pemerintah provinsi telah lebih dulu menangani ruas Singget–Doplang–Cepu sepanjang 2,611 kilometer yang melintasi Desa Petak, Desa Dinding, dan Desa Betekan dengan nilai pekerjaan mencapai Rp19,92 miliar.