SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Tiga maskapai internasional AirAsia, Scoot, dan Malindo pastikan buka rute ke Bandara Ahmad Yani Semarang. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi optimistis hal ini akan dorong investasi dan pariwisata Jateng.
Bandara Ahmad Yani Semarang kini kembali menjadi bandara internasional setelah berhasil mendapat status tersebut pada 25 April 2025.
Seiring dengan penetapan ini, tiga maskapai penerbangan internasional, yaitu AirAsia, Scoot, dan Malindo, telah memastikan akan membuka rute penerbangan internasional dari dan ke Bandara Ahmad Yani.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian ini dan menegaskan bahwa status bandara internasional ini akan memberi dampak positif bagi dunia usaha, pariwisata, serta investasi di Jawa Tengah.
“Penerbangan internasional ini akan memberikan marwah bagi Jawa Tengah, khususnya dalam dunia usaha, pariwisata, dan investasi, serta memperkenalkan potensi Jawa Tengah ke dunia internasional,” ujar Gubernur Luthfi saat meninjau sarana prasarana di Bandara Ahmad Yani, Senin 28 April 2025.
Gubernur Luthfi juga mengungkapkan bahwa koordinasi dengan pihak maskapai penerbangan internasional terus dilakukan untuk memastikan operasional penerbangan internasional berjalan lancar.
"Kami sudah berkoordinasi dengan maskapai, seperti AirAsia, Scoot, dan Malindo. Banyak maskapai yang sudah berkomunikasi dengan kami, tapi secara legal formal nanti pihak GM Angkasa Pura yang akan memberikan keterangan lebih lanjut,” tambahnya.
Luthfi menekankan pentingnya semua pihak terkait, termasuk Angkasa Pura, AirNav, dan instansi lainnya, untuk segera melakukan sosialisasi dan publikasi mengenai penerbangan internasional ini.
“Angkasa Pura diminta untuk intensif melakukan komunikasi dengan maskapai, dan pihak AirNav juga sudah memberikan tenggat waktu terkait publikasi yang harus dilakukan dalam 28 hari,” jelasnya.
Selain itu, Bea Cukai, Keimigrasian, dan Balai Karantina juga telah menyiapkan personel untuk mendukung kelancaran penerbangan internasional ini, dengan sistem pembagian shift kerja agar proses administrasi berjalan efisien.
Gubernur Luthfi menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor pariwisata untuk menyambut kedatangan wisatawan mancanegara.
Dampak Positif untuk Ekonomi dan Pariwisata
Gubernur Luthfi juga mengungkapkan optimisme bahwa penerbangan internasional ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, khususnya dalam sektor pariwisata dan investasi.
“Jawa Tengah memiliki banyak potensi yang bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk kemajuan wilayah. Penerbangan internasional akan menjadi alat untuk memperkenalkan lebih banyak potensi tersebut,” jelasnya.