Jumat, 12 Juni 2026

Alhamdulillah...Indonesia Mendapat Kuota 221 Ribu Jamaah Haji pada Tahun 2025

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 19 Juni 2024 | 21:26 WIB
Alhamdulillah...Indonesia Mendapat Kuota 221 Ribu Jamaah Haji pada Tahun 2025. (Ilustrasi/KlikSoloNews/dok)
Alhamdulillah...Indonesia Mendapat Kuota 221 Ribu Jamaah Haji pada Tahun 2025. (Ilustrasi/KlikSoloNews/dok)


MAKKAH, KLIKSOLONEWS.COM – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengumumkan bahwa Indonesia telah mendapatkan kuota sebanyak 221.000 jamaah untuk operasional haji tahun 1446 H/2025 M.





Kepastian ini diperoleh setelah menghadiri acara Tasyakuran Penutupan Penyelenggaraan Ibadah Haji 1445 H dan Pemberian Kuota 1446 H yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi di Makkah. Acara tersebut dihadiri oleh para pimpinan delegasi haji dari berbagai negara.





Menag Yaqut didampingi oleh Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki, Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Staf Khusus Menag Ishfah Abidal Aziz, Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid, dan Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam.





"Pada acara Haflul Hajji Al-Khitamy malam ini, saya mendapatkan informasi dari Wakil Kementerian Bidang Urusan Haji 'Ayed Al Ghuwainim bahwa Indonesia akan mendapatkan kuota 221.000 jamaah haji untuk tahun 1446 H/2025 M," ungkap Menag Yaqut di kantor Kementerian Haji dan Umrah Saudi, Makkah, Selasa 18 Juni 2024.





Menag Yaqut menyampaikan apresiasinya kepada Kemenhaj Saudi yang telah mengumumkan kuota lebih awal, sehingga proses persiapan penyelenggaraan haji dapat dilakukan dengan lebih cepat. "Kami mengapresiasi ketegasan otoritas Saudi dalam menerapkan aturan terkait visa haji dan visa non-haji," ujarnya.





Menurut Menag, penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M berjalan sukses dengan beberapa indikator utama.


Pertama, pelayanan jamaah pada fase kedatangan berlangsung lancar. Dari total kuota 213.320 jamaah haji reguler, hanya 45 jamaah yang tidak bisa digantikan karena proses pemvisaan yang telah ditutup, menjadikannya angka kuota tidak terserap terkecil dalam lebih dari 10 tahun.





Kedua, pelayanan jamaah pada fase kedatangan di Madinah dan Makkah berjalan baik, termasuk layanan katering, transportasi, akomodasi, perlindungan jamaah, dan bimbingan ibadah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X