SOLO, KLIKSOLONEWS.COM - Matcha saat ini menjadi salah satu minuman yang sangat populer di berbagai kalangan.
Minuman asal Jepang yang terbuat dari bubuk teh hijau ini dikenal memiliki cita rasa khas serta berbagai manfaat kesehatan.
Namun, di balik popularitasnya, muncul pertanyaan penting: apakah matcha aman untuk penderita maag?
Matcha merupakan bentuk teh hijau yang dikonsumsi secara utuh dalam bentuk bubuk, sehingga kandungan nutrisinya lebih pekat dibandingkan teh hijau biasa. Salah satu kandungan utama dalam matcha adalah kafein.
Baca Juga: Kopi, Buku, dan Piringan Hitam: Kolaborasi Apik Kopi Aloo untuk Ekosistem Kreatif Solo
Kandungan kafein dalam matcha berkisar antara 19 hingga 44 miligram per gram bubuk. Dalam satu porsi minuman, jumlah kafein dapat mencapai 38 hingga 176 miligram, tergantung takaran yang digunakan.
Jumlah ini bahkan bisa setara atau lebih tinggi dibandingkan secangkir kopi, terutama jika matcha disajikan dalam konsentrasi tinggi.
Apakah matcha aman untuk penderita maag? Pada dasarnya, matcha memang memiliki manfaat kesehatan. Namun, kandungan kafeinnya dapat memicu peningkatan produksi asam lambung pada sebagian orang, terutama penderita maag.
Kafein diketahui dapat mengiritasi lapisan lambung yang sensitif, sehingga berpotensi menimbulkan gejala seperti nyeri ulu hati, mual, perut perih, hingga rasa tidak nyaman di perut.
Risiko ini akan semakin tinggi jika matcha dikonsumsi dalam kondisi berikut saat perut kosong, diseduh terlalu pekat, dan diminum dalam keadaan terlalu panas
Meski demikian, reaksi tubuh setiap orang berbeda. Ada penderita maag yang masih dapat mengonsumsi matcha dalam jumlah tertentu tanpa keluhan berarti.
Selain kafein, matcha juga mengandung katekin yang jika dikonsumsi berlebihan dapat memberikan efek kurang baik bagi tubuh, termasuk gangguan pada lambung.
Baca Juga: TIPS KESEHATAN! Terlihat Sehat, Ternyata Ini Risiko di Balik Minuman Gula Aren yang Viral!
Karena itu, konsumsi matcha tetap perlu dibatasi agar tidak menimbulkan efek samping yang merugikan kesehatan pencernaan.