ekonomi-bisnis

Harga Perak Antam Hari Ini 1 Juni 2026 Naik ke Rp49.950 per Gram, Balik Menguat Setelah Turun

KS1
Senin, 1 Juni 2026 | 11:15 WIB
Harga Perak Antam Hari Ini 1 Juni 2026 Naik ke Rp49.950 per Gram, Balik Menguat Setelah Turun. (KlikSoloNews/dok AI)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Harga perak Antam hari ini, Senin 1 Juni 2026, naik Rp200 menjadi Rp49.950 per gram setelah sempat turun pada perdagangan sebelumnya. Simak daftar harga perak Antam terbaru.

Harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan penguatan pada awal Juni 2026. Setelah mengalami penurunan pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam berbalik naik pada Senin (1/6/2026).

Berdasarkan data terbaru dari Logam Mulia, harga perak Antam naik Rp200 menjadi Rp49.950 per gram. Kenaikan ini mengakhiri tren pelemahan yang terjadi pada Sabtu (30/5/2026), ketika harga perak turun Rp300 ke level Rp49.750 per gram.

Penguatan tersebut menunjukkan pergerakan harga perak yang masih fluktuatif dalam beberapa hari terakhir seiring dinamika pasar logam mulia global.

Meski kembali menguat, harga perak Antam saat ini masih sedikit lebih rendah dibandingkan posisi yang dicapai pada Jumat (29/5/2026).

Pada perdagangan tersebut, harga perak sempat melonjak Rp900 dan menyentuh level Rp50.050 per gram. Angka tersebut menjadi salah satu level tertinggi yang dicapai perak Antam dalam beberapa waktu terakhir.

Dengan posisi saat ini di Rp49.950 per gram, harga perak hanya terpaut Rp100 dari level tersebut.

Harga Perak Antam Ukuran Besar Ikut Naik

Seiring kenaikan harga per gram, produk perak Antam dalam ukuran besar juga mengalami penyesuaian harga.

Berikut daftar harga perak Antam terbaru:

  • 1 gram Rp49.950

  • 250 gram Rp12.887.000

  • 500 gram Rp24.975.000


Harga tersebut merupakan harga dasar yang dapat berubah mengikuti perkembangan pasar dan kebijakan perusahaan.

Pergerakan harga perak masih dipengaruhi berbagai faktor ekonomi global. Pelaku pasar saat ini mencermati perkembangan ekonomi internasional, pergerakan nilai tukar dolar Amerika Serikat, serta prospek permintaan industri terhadap logam perak. (ks01)

Tags

Terkini