ekonomi-bisnis

Presiden Prabowo Minta Menkeu Purbaya Bereskan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh

KS1
Sabtu, 1 November 2025 | 12:00 WIB
Presiden Prabowo Minta Menkeu Purbaya Bereskan Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan langsung kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk segera menuntaskan persoalan utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) Whoosh. Instruksi tersebut disampaikan dalam rapat terbatas bersama tim ekonomi di Istana Negara.

Hal itu dikonfirmasi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang menyebut Presiden ingin agar penyelesaian masalah pembiayaan proyek strategis nasional itu dilakukan secara hati-hati namun tuntas.

“Kemarin dibahas. Pak Airlangga (Menko Perekonomian), Menteri Keuangan (Purbaya), kemudian CEO Danantara (Rosan Roeslani), diminta untuk menghitung lagi detailnya. Termasuk opsi-opsi untuk perpanjangan masa pinjaman sebagai bagian dari skema terbaik,” ujar Prasetyo di Antara Heritage Center, Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2025).

Menurutnya, pemerintah saat ini tengah mengkaji berbagai skenario pembiayaan yang paling efektif untuk menjaga stabilitas fiskal tanpa mengganggu keberlanjutan operasional KCJB Whoosh.

“Pemerintah sedang mencari skema yang terbaik, termasuk perhitungan-perhitungan angkanya. Kami juga mempertimbangkan kemungkinan meminta kelonggaran waktu pembayaran utang,” jelas Prasetyo.

Proyek KCJB Whoosh, yang resmi beroperasi sejak 2023, menjadi salah satu infrastruktur transportasi terbesar di Indonesia. Namun, proyek ini juga meninggalkan beban pembiayaan yang cukup besar karena biaya konstruksi dan pembiayaan dari luar negeri.

Pemerintah menegaskan bahwa penyelesaian utang proyek ini akan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan transparansi, agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi fiskal nasional.

“Presiden ingin agar semua pihak yang terkait bergerak cepat, tetapi tetap akurat dalam perhitungan. Ini bukan sekadar soal pembayaran, tapi juga soal menjaga kredibilitas keuangan negara,” tambah Prasetyo.

Hingga kini, tim ekonomi pemerintah bersama Kementerian Keuangan dan pemangku kepentingan terkait masih melakukan evaluasi dan penyusunan skema restrukturisasi pinjaman terbaik bagi proyek KCJB Whoosh.(ks01)

Tags

Terkini