ekonomi-bisnis

Pemerintah Suntik Rp200 Triliun ke Lima Bank, Suku Bunga Diprediksi Turun

KS1
Selasa, 16 September 2025 | 15:30 WIB
Pemerintah Suntik Rp200 Triliun ke Lima Bank, Suku Bunga Diprediksi Turun. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM — Pemerintah Indonesia resmi menyalurkan dana sebesar Rp200 triliun ke lima bank besar nasional untuk memperkuat likuiditas dan menstabilkan suku bunga. Langkah ini diharapkan mendorong pertumbuhan kredit serta konsumsi masyarakat.

Dana tersebut mulai ditempatkan pada Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan Bank Syariah Indonesia (BSI) sejak Jumat 12 September 2025, berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025.

“Dengan likuiditas yang lebih longgar, bank tidak perlu bersaing menarik dana dengan bunga tinggi. Biaya dana turun, masyarakat pun punya ruang lebih untuk belanja dan investasi,” kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Senin 15 September 2025.

Distribusi dana dilakukan tidak merata, menyesuaikan kapasitas masing-masing bank BRI, BNI, Bank Mandiri: Rp55 triliun per bank, BTN: Rp25 triliun, dan BSI: Rp10 triliun.

Kelima bank diwajibkan melaporkan pemanfaatan dana secara bulanan kepada Direktur Jenderal Perbendaharaan, Astera Primanto Bhakti, untuk memastikan dana tersalur secara produktif.

Kebijakan ini ditujukan untuk menekan bunga kredit, sehingga dunia usaha, khususnya UMKM, dapat memperoleh pembiayaan lebih murah. Penurunan bunga deposito di sisi lain diharapkan mengurangi praktik perang bunga antarbank yang tidak sehat.

“Kami ingin memastikan perekonomian bergerak lancar tanpa hambatan likuiditas. Ini bagian dari strategi pemerintah menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan,” tambah Purbaya.

Langkah ini termasuk salah satu intervensi paling signifikan sejak pandemi, menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga sistem keuangan tetap kuat di tengah ketidakpastian global. (KS01)

Tags

Terkini