ekonomi-bisnis

NGG Jawa Tengah Resmi Dilantik, Membangun Ekosistem Bisnis yang Berkelanjutan

KS1
Sabtu, 22 Maret 2025 | 11:53 WIB
NGG Jawa Tengah Resmi Dilantik, Membangun Ekosistem Bisnis yang Berkelanjutan. (KlikSoloNews/dok)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang, konsep bisnis berbasis kolaborasi menjadi semakin penting.

Nusantara Gilang Gemilang (NGG) hadir sebagai gerakan yang tidak hanya membangun jejaring usaha, tetapi juga memperkuat solidaritas antar pelaku bisnis melalui sinergi yang saling menguntungkan.

Jumat 21 Maret 2025, NGG Jawa Tengah resmi dilantik dalam sebuah acara di Hotel Multzam Syariah, Kota Solo.

Kegiatan ini dibarengi dengan Gemilang Business Forum, yang berhasil menarik ratusan pegiat bisnis dari berbagai sektor. Acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan bagi dunia usaha modern.

Presiden NGG, Puguh Wiji Pamungkas, dalam sambutannya menegaskan bahwa organisasi ini hadir bukan sebagai pesaing bagi komunitas bisnis yang telah ada, melainkan sebagai mitra yang melengkapi dan memperkuat ekosistem yang sudah terbentuk.

"NGG memiliki slogan ‘Terhubung, Bertumbuh, Berdampak’. Artinya, kami tidak ingin berjalan sendiri. Kami ingin membangun ruang bagi pengusaha dari berbagai sektor untuk bersinergi dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih besar," ujar Puguh.

Forum ini menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk bertukar gagasan, membangun kemitraan strategis, serta menemukan solusi bersama dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis.

Dengan saling berbagi pengalaman dan sumber daya, mereka tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga berkembang lebih cepat.

Kolaborasi yang dibangun melalui NGG tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan skala usaha, tetapi juga untuk membangun komunitas bisnis yang lebih inklusif.

Banyak pelaku UMKM yang masih menghadapi kesulitan dalam hal pemasaran, akses permodalan, hingga strategi ekspansi.

-
NGG Jawa Tengah Resmi Dilantik, Membangun Ekosistem Bisnis yang Berkelanjutan. (KlikSoloNews/dok)

Tukul Riyanto, AVP NGG Jawa Tengah, menegaskan bahwa komunitas bisnis yang solid dapat menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami ingin menciptakan lingkungan bisnis yang saling mendukung. Banyak pengusaha yang memiliki produk dan layanan berkualitas, tetapi belum memiliki jaringan yang kuat. Melalui NGG, kami berharap mereka bisa lebih mudah mendapatkan akses ke pasar yang lebih luas," jelas Tukul.

Acara ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang membagikan pengalaman mereka dalam membangun bisnis yang berbasis komunitas dan kolaborasi.

Coach Dr Fahmi, Founder Grounded Business Coaching, mengungkapkan pola pikir kompetitif dalam dunia usaha sudah mulai bergeser ke arah yang lebih kooperatif.

"Dulu, banyak bisnis yang hanya fokus bersaing. Tapi sekarang, perusahaan yang mampu bertahan adalah yang bisa berkolaborasi dan saling mengisi kekuatan. Forum seperti ini menjadi langkah penting dalam membangun ekosistem bisnis yang lebih berkelanjutan," jelasnya.

Dengan dilantiknya kepengurusan NGG Jawa Tengah, diharapkan semakin banyak inisiatif yang bisa mendukung pertumbuhan usaha berbasis komunitas.

Sinergi yang terjalin melalui forum ini bukan hanya akan mempercepat perkembangan bisnis lokal, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang lebih luas.

Dalam jangka panjang, NGG berencana untuk mengadakan lebih banyak program edukasi, mentoring, dan kemitraan strategis bagi anggotanya.

Dengan semakin eratnya kolaborasi antar pelaku usaha, optimisme terhadap masa depan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan semakin nyata.

Komunitas bisnis berbasis kolaborasi bukan lagi sekadar konsep, melainkan solusi nyata untuk menghadapi persaingan global dan membangun ekonomi yang lebih inklusif.

NGG menjadi contoh bagaimana sebuah gerakan dapat membawa perubahan besar dengan prinsip gotong royong dalam dunia usaha.(KS01)

Tags

Terkini