Jumat, 12 Juni 2026

JETOUR T1 Tunjukkan Ketangguhan di Uji Ekstrem Dunia, dari Andes hingga Gurun Atacama

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Selasa, 7 April 2026 | 17:00 WIB
JETOUR T1 Tunjukkan Ketangguhan di Uji Ekstrem Dunia, dari Andes hingga Gurun Atacama. (KlikSoloNews/dok)
JETOUR T1 Tunjukkan Ketangguhan di Uji Ekstrem Dunia, dari Andes hingga Gurun Atacama. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - JETOUR T1 membuktikan ketangguhannya lewat uji ekstrem di Pegunungan Andes dan Gurun Atacama. SUV ini unggul dalam performa, teknologi, dan kenyamanan.

JETOUR T1 membuktikan ketangguhannya melalui serangkaian pengujian ekstrem di berbagai belahan dunia. Mulai dari ketinggian ekstrem di Pegunungan Andes hingga kondisi paling kering di Gurun Atacama, SUV ini menunjukkan performa yang solid di berbagai situasi menantang.

Dikembangkan JETOUR sebagai bagian dari strategi global “Travel+”, JETOUR T1 tidak hanya dirancang sebagai kendaraan, tetapi juga sebagai partner perjalanan yang mengedepankan kebebasan eksplorasi tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara di perkotaan.

Di Pegunungan Andes dengan ketinggian lebih dari 5.000 meter, JETOUR T1 diuji dalam kondisi suhu rendah, tekanan udara tipis, serta kadar oksigen minim—tantangan yang biasanya menurunkan performa mesin kendaraan.

Namun, mesin 2.0T Turbocharged pada JETOUR T1 mampu melakukan cold start hanya dalam satu kali percobaan, meskipun kadar oksigen hanya sekitar 60% dari kondisi normal. Hal ini menunjukkan kemampuan adaptasi mesin yang tinggi serta kalibrasi yang matang.

Untuk performa off-road, sistem XWD Intelligent All-Wheel Drive mampu mendistribusikan torsi secara real-time, memungkinkan kendaraan melewati berbagai medan ekstrem seperti pasir longgar hingga jalur berbatu curam.

Selain itu, kombinasi teknologi seperti Electronic Limited Slip Differential dan Bosch ESP 9.3 menjaga stabilitas kendaraan, bahkan saat menghadapi angin kencang dan permukaan jalan dengan traksi rendah.

Taklukkan Gurun Terkering di Dunia

Pengujian berlanjut di Gurun Atacama, yang dikenal sebagai salah satu wilayah paling kering di dunia. Dengan kelembapan hanya sekitar 5%, suhu ekstrem, serta paparan debu garam korosif, wilayah ini menjadi tantangan berat bagi durabilitas kendaraan.

Dalam uji tersebut, JETOUR T1 mampu keluar dari jebakan pasir sedalam 30 cm berkat distribusi torsi hingga 390 Nm ke keempat roda. Kendaraan ini juga menunjukkan performa stabil saat melibas tanjakan hingga kemiringan 30 derajat.

Menariknya, kenyamanan kabin tetap terjaga. Filter udara CN95 memastikan udara di dalam kabin tetap bersih, bahkan saat kendaraan melaju di tengah badai pasir.

Menurut perwakilan JETOUR Indonesia, pengujian ekstrem ini menjadi bukti nyata bahwa setiap teknologi yang dihadirkan telah melalui validasi di kondisi dunia nyata.

Hal ini menegaskan komitmen JETOUR dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aman, tangguh, dan relevan dengan kebutuhan mobilitas modern, termasuk di Indonesia.

Di Indonesia, JETOUR telah memperkenalkan beberapa model seperti JETOUR T2, JETOUR DASHING, dan JETOUR X70 Plus, yang menyasar kebutuhan kendaraan modern dengan teknologi canggih dan desain stylish.(ks01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X