Jumat, 12 Juni 2026

Meta Uji Layanan Berbayar WhatsApp, Instagram, dan Facebook untuk Fitur AI Premium

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Rabu, 28 Januari 2026 | 17:00 WIB
Meta Uji Layanan Berbayar WhatsApp, Instagram, dan Facebook untuk Fitur AI Premium. (KlikSoloNews/dok)
Meta Uji Layanan Berbayar WhatsApp, Instagram, dan Facebook untuk Fitur AI Premium. (KlikSoloNews/dok)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM – Meta Platforms dikabarkan tengah menyiapkan terobosan baru dengan menguji skema layanan berbayar pada aplikasi-aplikasi populernya, seperti WhatsApp, Instagram, dan Facebook.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat sumber pendapatan di tengah tingginya investasi pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Informasi tersebut pertama kali diungkap TechCrunch pada Selasa (27/1/2026). Dalam laporan itu disebutkan bahwa Meta sedang merancang model berlangganan (subscription) yang memungkinkan pengguna mengakses fitur-fitur premium berbasis AI.

Juru bicara Meta menjelaskan, layanan berbayar ini tidak akan menghilangkan fungsi utama aplikasi.

Pengguna tetap dapat berkirim pesan, mengunggah foto dan video, serta berkomunikasi seperti biasa tanpa dipungut biaya. Perbedaan utama terletak pada akses tambahan terhadap fitur AI canggih yang hanya tersedia bagi pelanggan berbayar.

Melalui skema ini, Meta berencana menghadirkan kemampuan AI generatif yang lebih luas, termasuk penggunaan agent AI dengan performa lebih tinggi untuk membantu produktivitas dan kreativitas pengguna.

Fitur-fitur tersebut ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan pengalaman digital yang lebih personal dan efisien.

Uji coba layanan berbayar ini sejalan dengan langkah agresif Meta dalam membangun infrastruktur AI. Perusahaan telah menggelontorkan investasi besar untuk pengembangan pusat data, peningkatan kapasitas komputasi, serta pengadaan chip khusus AI guna bersaing dengan raksasa teknologi global lainnya.

Selain itu, Meta juga memperkuat posisinya di sektor AI dengan mengakuisisi Manus, perusahaan pengembang AI-agent asal Asia. Akuisisi ini disebut Bloomberg sebagai salah satu langkah strategis terbesar Meta dalam mempercepat pengembangan teknologi AI.

Ke depan, teknologi AI tersebut juga akan diintegrasikan ke dalam Instagram dan Facebook untuk menghadirkan pengalaman kreatif yang lebih kaya, mulai dari pembuatan konten hingga interaksi digital yang lebih cerdas.

Dengan pengujian layanan berlangganan ini, Meta menunjukkan arah baru dalam monetisasi platformnya, sekaligus menegaskan ambisi besar perusahaan dalam menjadikan AI sebagai inti layanan digital masa depan.(KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X