KARANGANYAR, KLIKSOLONEWS.COM – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karanganyar masih berlangsung secara bertahap.
Hingga awal Juni 2026, sejumlah dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belum diizinkan beroperasi karena masih menjalani proses evaluasi dan penyempurnaan fasilitas.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar menegaskan kualitas layanan dan keamanan pangan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program nasional tersebut. Karena itu, dapur yang belum memenuhi standar tidak akan dipaksakan untuk beroperasi sebelum seluruh persyaratan terpenuhi.
Baca Juga: Bogamania: Resep Simple Japanese Chicken Katsu Curry Rice, Menu Rumahan ala Restoran Jepang
Ketua Satgas Percepatan MBG Kabupaten Karanganyar yang juga Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, mengatakan pemerintah tidak ingin terburu-buru mengoperasikan dapur MBG yang masih memiliki kekurangan.
Menurutnya, setiap dapur harus memenuhi standar yang telah ditetapkan agar makanan yang disajikan kepada para penerima manfaat benar-benar aman dan berkualitas.
"Kalau ada yang kurang bagus tentu harus diperbaiki. Kalau belum memenuhi standar ya harus dibenahi terlebih dahulu," ujar Adhe dilansir HarianKota, jejaring KlikSoloNews.
Ia menjelaskan bahwa proses evaluasi tidak hanya mencakup kondisi bangunan dapur, tetapi juga kelengkapan peralatan, kapasitas produksi makanan, hingga kesiapan fasilitas pendukung lainnya.
Salah satu aspek penting yang menjadi perhatian dalam evaluasi dapur MBG adalah keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Fasilitas tersebut dinilai penting untuk mendukung operasional dapur yang sehat dan ramah lingkungan.
Selain itu, kemampuan dapur dalam memenuhi kebutuhan makanan bagi penerima manfaat juga menjadi salah satu indikator penilaian. Pemerintah ingin memastikan setiap dapur mampu memproduksi makanan sesuai kapasitas yang telah ditetapkan tanpa mengurangi kualitas gizi maupun keamanan pangan.
Menurut Adhe, langkah tersebut dilakukan untuk menjamin bahwa makanan yang disalurkan kepada siswa dan kelompok penerima manfaat lainnya memenuhi standar kesehatan yang berlaku.
Satgas MBG dan BGN Lakukan Inspeksi Rutin
Untuk memastikan proses pembenahan berjalan sesuai target, tim Satgas Percepatan MBG bersama petugas Badan Gizi Nasional (BGN) secara rutin melakukan inspeksi ke berbagai dapur MBG di wilayah Karanganyar.