Jumat, 12 Juni 2026

Live TikTok Pocong Viral di Sragen, Tiga Pelajar Diamankan Polisi

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 28 Mei 2026 | 10:15 WIB
Live TikTok Pocong Viral di Sragen, Tiga Pelajar Diamankan Polisi. (KlikSoloNews/dok Polres Sragen)
Live TikTok Pocong Viral di Sragen, Tiga Pelajar Diamankan Polisi. (KlikSoloNews/dok Polres Sragen)

SRAGEN, KLIKSOLONEWS.COM - Jagat media sosial di Kabupaten Sragen mendadak geger setelah aksi live TikTok bertema “pocong jadi-jadianviral pada Kamis dini hari (28/5/2026).


Konten horor yang dilakukan tiga pelajar itu membuat resah masyarakat hingga akhirnya diamankan aparat Polres Sragen saat beraksi di kawasan Terowongan Rel Kereta Api Timur Pasar Bunder Sragen.


Aksi tersebut dilakukan demi mengejar popularitas dan gift monetisasi di platform TikTok. Salah satu pelaku tampil mengenakan kostum menyerupai pocong, sementara rekannya melakukan siaran langsung dan merekam perjalanan mereka berkeliling Kota Sragen pada malam hari.


Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menegaskan bahwa fenomena konten ekstrem demi viralitas media sosial harus menjadi perhatian bersama, terutama bagi kalangan remaja.


“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya anak-anak muda, agar menggunakan media sosial secara bijak dan kreatif tanpa membuat konten yang menimbulkan keresahan masyarakat maupun membahayakan diri sendiri dan orang lain,” ujar AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.


Menurut Kapolres, aksi para pelajar tersebut memang bertujuan hiburan sekaligus mencari perhatian publik di media sosial. Namun jika dibiarkan, tren serupa dikhawatirkan dapat memicu kepanikan warga, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga kecelakaan lalu lintas.


“Jangan sampai demi mengejar viewers, likes ataupun gift di media sosial, justru menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat. Ruang digital harus dimanfaatkan untuk hal positif, edukatif dan membangun,” lanjutnya.


Kapolres juga menekankan pentingnya pengawasan dari orang tua, sekolah, dan lingkungan sekitar terhadap perilaku remaja di era digital.


“Peran orang tua, keluarga, lingkungan masyarakat hingga pihak sekolah sangat penting dalam memberikan pengawasan, bimbingan dan pembinaan kepada anak-anak. Jangan sampai mereka terpengaruh membuat konten-konten yang berlebihan hanya demi viral di media sosial,” katanya.


Kronologi Pocong Jadi-jadian

Live TikTok bertema pocong jadi-jadian bermula pada Rabu malam sekitar pukul 21.00 WIB ketika sejumlah pelajar berkumpul di sebuah rumah di kawasan Perumahan Plumbungan Indah, Kecamatan Karangmalang, Sragen.


Dari lokasi tersebut mereka mulai menyiapkan atribut dan kostum pocong untuk dijadikan konten live TikTok.


Sekitar pukul 22.30 WIB, siaran langsung dimulai. Dengan menggunakan sepeda motor, rombongan berkeliling menuju sejumlah titik di pusat Kota Sragen, mulai dari Stadion Taruna, Alun-Alun Sasono Langen Putro hingga kawasan Terowongan Rel Kereta Api Timur Pasar Bunder.


Lokasi yang dikenal sepi pada malam hari itu sengaja dipilih guna menciptakan suasana mencekam agar menarik perhatian penonton TikTok. Dalam waktu singkat, siaran live tersebut ditonton ratusan pengguna media sosial dan memancing berbagai komentar dari warganet.


Namun aksi itu tak berlangsung lama. Saat berada di area terowongan rel kereta api, ketiga pelajar langsung diamankan anggota Sat Intelkam Polres Sragen yang tengah melakukan patroli dan monitoring aktivitas media sosial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X