- Jalan Masaran–Pringanom (95 meter, lebar 6 meter, anggaran Rp395 juta)
- Jalan Krikilan–Kedungringin (1,9 km, lebar 4 meter, anggaran Rp3,77 miliar)
- Jalan Kedungringin–Manyarejo (1,38 km, lebar 4,5 meter, anggaran Rp1,29 miliar)
- Jalan Kwangen–Ngebuk (1,01 km, lebar 5 meter, anggaran Rp2,18 miliar)
Total keseluruhan penanganan empat ruas jalan tersebut mencapai 4,385 kilometer dengan anggaran sekitar Rp7,635 miliar.
Baca Juga: Jalan Jepara-Keling Segera Dibeton, Pemprov Jateng Tambah Anggaran Jadi Rp37,1 Miliar
Bupati Sigit menegaskan pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, serta menjamin keselamatan pengguna jalan.
“Pemkab Sragen akan terus berupaya memperbaiki infrastruktur secara bertahap sesuai kemampuan anggaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sragen,” pungkasnya.(*)
Artikel Terkait
APBD Jateng Triwulan I Dievaluasi, Infrastruktur Jalan Jadi Sorotan Utama
Jalan TMMD Belum Rampung 100 Persen, Warga Desa Puro Sudah Rasakan Manfaatnya
Catat! Ruas Jalan dan Jembatan di Jawa Tengah yang Diperbaiki Tahun 2026, Ini Daftar Lokasinya
Jalan Cepu Randublatung Blora Segera Dibeton, Pemprov Jateng Kucurkan Rp34 Miliar