Sabtu, 13 Juni 2026

Komdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026, Meutya Hafid: Semua Masyarakat Harus Bisa Menikmati

Photo Author
Lukas Budi, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:00 WIB
Komdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026, Meutya Hafid: Semua Masyarakat Harus Bisa Menikmati (kliksolonews/dok Polresta Surakarta)
Komdigi Tambah 200 Titik Nobar Piala Dunia 2026, Meutya Hafid: Semua Masyarakat Harus Bisa Menikmati (kliksolonews/dok Polresta Surakarta)

JAKARTA, KLIKSOLONEWS.COM - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital berencana menambah sekitar 200 titik nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di berbagai daerah Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut secara lebih merata.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan pemerintah ingin menghadirkan kemeriahan Piala Dunia hingga ke berbagai wilayah, termasuk daerah yang memiliki keterbatasan akses hiburan dan informasi.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026: Korea Selatan Comeback Dramatis Kalahkan Ceko 2-1, Naik ke Posisi Dua Klasemen Grup A

"Dari ekosistem Kemkomdigi, kami akan menambah sekitar 200 titik nobar yang melibatkan jaringan Diskominfo daerah, komunitas, relawan digital, dan berbagai mitra ekosistem kami. Kami ingin kemeriahan Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke berbagai daerah," ujar Meutya.

Meutya menilai penunjukan TVRI sebagai pemegang hak siar Piala Dunia 2026 merupakan momentum bersejarah bagi televisi publik Indonesia.

Menurutnya, untuk pertama kalinya setelah era reformasi, TVRI kembali dipercaya menayangkan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.

"Ini adalah sejarah baru bagi TVRI. Setelah reformasi, untuk pertama kalinya TVRI kembali mendapatkan amanah menayangkan Piala Dunia," kata Meutya usai menghadiri acara Semarak Bola Gembira TVRI di Jakarta.

Ia juga menyebut kepercayaan tersebut tidak lepas dari perhatian Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan masyarakat Indonesia dapat menikmati nobar Piala Dunia 2026 melalui televisi publik.

Menurut Meutya, Piala Dunia bukan hanya sekadar hiburan olahraga, tetapi juga dapat menjadi sarana membangun nilai sportivitas dan memperkuat kebersamaan masyarakat.

"Piala Dunia bukan sekadar tontonan, ini adalah ruang untuk membangun sportivitas, semangat kompetisi yang sehat, sekaligus memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat Indonesia," ujarnya.

Baca Juga: Polresta Surakarta Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga, Pererat Sinergi Polri dan Masyarakat

Pemerintah berharap penyelenggaraan nobar di berbagai daerah dapat menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.

Hampir 12 Ribu Titik Nobar Sudah Terdata

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lukas Budi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X