Jumat, 12 Juni 2026

Viral! Laga Tarkam di Wonosobo Tetap Digelar Meski Diselimuti Kabut Tebal, Netizen: Main di Negeri Awan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 6 Juni 2026 | 16:00 WIB
Viral! Laga Tarkam di Wonosobo Tetap Digelar Meski Diselimuti Kabut Tebal, Netizen: Main di Negeri Awan. (KlikSoloNews/dok)
Viral! Laga Tarkam di Wonosobo Tetap Digelar Meski Diselimuti Kabut Tebal, Netizen: Main di Negeri Awan. (KlikSoloNews/dok)

WONOSOBO, KLIKSOLONEWS.COM – Sebuah pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam) di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, mendadak viral di media sosial setelah tetap berlangsung meski lapangan diselimuti kabut tebal.


Fenomena tersebut menarik perhatian warganet karena jarak pandang di area pertandingan sangat terbatas. Dalam sejumlah video yang beredar, para pemain terlihat berusaha melanjutkan permainan di tengah kabut yang menutupi sebagian besar lapangan.


Kondisi tersebut membuat pergerakan pemain maupun arah bola kerap menghilang dari pandangan. Sesekali bola baru terlihat kembali saat keluar dari kepungan kabut, menciptakan suasana pertandingan yang tidak biasa.


Meski cuaca kurang bersahabat, pertandingan tetap berjalan dan disaksikan warga setempat yang memadati area sekitar lapangan. Antusiasme masyarakat terlihat tidak berkurang meski harus berusaha lebih keras untuk mengikuti jalannya laga.


Kabut tebal sendiri merupakan fenomena yang cukup sering terjadi di wilayah Wonosobo, terutama pada kawasan dataran tinggi yang berada di sekitar pegunungan.


Namun, pemandangan pertandingan sepak bola yang berlangsung dalam kondisi seperti itu jarang terekam dan menjadi tontonan publik.


Video amatir yang beredar di berbagai platform media sosial langsung menuai perhatian. Banyak warganet mengaku terhibur dengan situasi unik yang terjadi di lapangan.


Beragam komentar lucu pun bermunculan. Sebagian netizen bercanda pertandingan tersebut terasa seperti digelar di "negeri di atas awan".


Ada pula yang mempertanyakan bagaimana wasit dapat memantau posisi pemain untuk menentukan offside dalam kondisi jarak pandang yang minim.


Komentar lain menyoroti tugas berat penjaga gawang yang harus bersiap menghadapi bola yang bisa muncul secara tiba-tiba dari balik kabut.


“Bagaimana cara kiper membaca arah bola kalau baru kelihatan beberapa meter di depan gawang?” tulis salah satu pengguna media sosial.


Tak sedikit pula yang menyamakan suasana pertandingan tersebut dengan adegan dalam film atau video game bertema horor karena lapangan terlihat tertutup kabut putih pekat.


Terlepas dari berbagai komentar jenaka, momen tersebut menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam menyelenggarakan dan menikmati pertandingan sepak bola lokal.


Kondisi cuaca yang tidak ideal ternyata tidak menghalangi para pemain maupun warga untuk tetap meramaikan pertandingan hingga selesai.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X