nasional

Tragis! Istri Ditusuk Suami saat Ambil Rapor Anak di SDN Kalipancur Semarang

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:00 WIB
Tragis! Istri Ditusuk Suami saat Ambil Rapor Anak di SDN Kalipancur Semarang. (kliksolonews/dok)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Kejadian tragis kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menggemparkan terjadi di Kota Semarang.

Seorang wanita berinisial AY (25) menjadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh suaminya sendiri, F (29), saat sedang mengambil rapor anak mereka di SDN Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Jumat (19/6/2026) pagi.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.15 WIB di lingkungan sekolah, tepatnya di depan ruang kelas.

Saat itu korban tengah berada di sekolah untuk mengambil rapor anaknya tanpa mengetahui pelaku datang menyusul ke lokasi.

Baca Juga: Gelar SISKS Paku Buwono XIV Didaftarkan sebagai Merek ke Dirjen Kekayaan Intelektual, Ini Penjelasannya

Menurut keterangan kepolisian, pelaku tiba-tiba mendatangi korban dan langsung melakukan penyerangan menggunakan benda tajam berupa obeng yang telah dimodifikasi.

Serangan itu membuat korban mengalami sejumlah luka tusuk di beberapa bagian tubuh.

Kepala Seksi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengatakan korban mengalami luka di bagian bahu dan punggung akibat serangan tersebut.

“Pelaku melakukan penusukan sekitar tiga sampai empat kali. Korban mengalami luka di bagian bahu dan punggung dan saat ini telah mendapatkan perawatan di RS William Booth Semarang,” ujar Kompol Riki.

Kejadaian istri ditusuk suami saat ambil rapor itu sempat membuat panik warga sekolah yang berada di sekitar lokasi kejadian. Petugas dari Polsek Ngaliyan yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi dan mengamankan pelaku.

Baca Juga: Mantan Karyawan Toko Perabotan di Solo Curi Perhiasan Majikan, Terungkap dari CCTV

Selain mengamankan tersangka, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian perkara guna mengumpulkan informasi terkait kronologi istri ditusuk suami tersebut.

Sementara itu, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi juga telah memastikan kondisi korban dan melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

Setelah proses penyelidikan awal dilakukan, penanganan perkara akan dilanjutkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Semarang.

Halaman:

Tags

Terkini