nasional

Catat Tanggalnya! Hadapi Lonjakan Pemudik, Polda Jateng Siapkan Skema One Way

KS1
Selasa, 10 Maret 2026 | 23:06 WIB
Catat Tanggalnya! Hadapi Lonjakan Pemudik, Polda Jateng Siapkan Skema One Way. (KlikSoloNews/dok Polda Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COMKepolisian Daerah Jawa Tengah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.


Beragam skenario pengamanan serta rekayasa lalu lintas disiapkan guna memastikan perjalanan masyarakat yang melintas di wilayah Jawa Tengah berlangsung aman, lancar, dan nyaman.


Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Jateng, Artanto, saat memberikan keterangan kepada awak media di Mapolda Jateng, Senin (9/3/2026).


Menurutnya, salah satu langkah utama yang disiapkan adalah pendirian Pos Terpadu Kalikangkung yang akan berfungsi sebagai pusat koordinasi pengendalian arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran.


“Kami telah menyiapkan pos terpadu di Kalikangkung yang akan mengoordinasikan seluruh pos pengamanan dan pos terpadu di jajaran. Pos ini menjadi pusat kendali untuk memantau perkembangan arus lalu lintas di berbagai jalur yang ada di Jawa Tengah,” jelas Artanto.



Empat Wilayah Aglomerasi Pengendalian Lalu Lintas


Selain itu, Polda Jateng juga membagi wilayah yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas menjadi empat kawasan aglomerasi untuk memudahkan pengendalian arus kendaraan.


Empat kawasan tersebut meliputi:





  • Aglomerasi Banyumas yang dikendalikan oleh Kapolresta Banyumas




  • Aglomerasi Wonosobo yang mencakup jalur Banjarnegara, Dieng hingga Magelang dan dikendalikan oleh Kapolres Wonosobo




  • Aglomerasi Klaten yang mengarah ke wilayah Yogyakarta dan dikendalikan oleh Kapolres Klaten




  • Aglomerasi Ungaran–Semarang–Demak–Jepara yang berada di bawah kendali Kapolrestabes Semarang




Seluruh wilayah tersebut akan dikoordinasikan Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng melalui Pos Terpadu Kalikangkung.


“Jadi bukan hanya jalur tol yang menjadi perhatian, tetapi jalur arteri juga menjadi fokus pengawasan,” tambah Artanto.


Pengawasan lalu lintas tidak hanya difokuskan pada ruas Jalan Tol Trans Jawa, tetapi juga mencakup jalur arteri seperti Pantura, jalur tengah, jalur selatan, hingga jalur arteri selatan-selatan (Pansela).

Halaman:

Tags

Terkini