Sabtu, 13 Juni 2026

Respati Umumkan Program Khusus SMPN 24 dan SMPN 25 Solo, Awal Transformasi Pendidikan Negeri di Kota Bengawan

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 4 Juni 2026 | 08:00 WIB
Respati Umumkan Program Khusus SMPN 24 dan SMPN 25 Solo, Awal Transformasi Pendidikan Negeri di Kota Bengawan. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)
Respati Umumkan Program Khusus SMPN 24 dan SMPN 25 Solo, Awal Transformasi Pendidikan Negeri di Kota Bengawan. (KlikSoloNews/dok Pemkot Surakarta)

SOLO, KLIKSOLONEWS.COM – Pemerintah Kota Surakarta resmi mengumumkan hasil seleksi Program Khusus SMP Negeri 24 dan SMP Negeri 25 Surakarta.


Program tersebut menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi pendidikan negeri agar semakin berkualitas, kompetitif, terjangkau, dan mampu mencetak peserta didik berdaya saing tinggi.


Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyebut program khusus ini sebagai titik awal perubahan besar dalam sistem pendidikan negeri di Kota Solo.


Menurutnya, kedua sekolah yang sebelumnya kurang diminati kini mulai menunjukkan daya tarik baru berkat konsep sekolah persiapan bagi siswa-siswa berpotensi unggul.


“Dulu sekolah ini mungkin menjadi pilihan terakhir. Namun hari ini kondisinya mulai berubah. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Transformasi pendidikan negeri di Surakarta dimulai dari sini,” ujar Respati.


Program Khusus di SMP Negeri 24 dan SMP Negeri 25 Surakarta dirancang sebagai sekolah persiapan bagi peserta didik yang memiliki kemampuan akademik, intelektual, serta karakter belajar yang kuat.


Melalui program tersebut, siswa akan mendapatkan pembinaan yang lebih intensif sehingga mampu bersaing pada jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi maupun nilai akademik.


Selain itu, program ini juga membuka peluang bagi siswa untuk mengikuti berbagai program pendidikan unggulan seperti ASEAN Scholarship Singapore, Sekolah Garuda, hingga sekolah-sekolah unggulan lainnya melalui jalur khusus.


Menurut Respati, program ini tidak hanya berorientasi pada nilai akademik semata, tetapi juga membentuk karakter, ketahanan belajar, dan kesiapan siswa menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.


Berbeda dengan sistem penerimaan siswa pada umumnya, Program Khusus SMPN 24 dan SMPN 25 menerapkan proses seleksi yang lebih komprehensif.


Peserta harus mengikuti sejumlah tahapan seleksi, mulai dari Tes Potensi Akademik (TPA), tes IQ, psikometrik, tes ketahanan belajar, tes kesamaptaan, hingga wawancara bersama orang tua.


Model seleksi ini diterapkan untuk memastikan siswa yang diterima memiliki potensi akademik sekaligus kesiapan mental dan dukungan keluarga dalam menjalani program pendidikan yang lebih intensif.


Minat masyarakat terhadap program baru ini terbilang sangat tinggi. Pemerintah Kota Surakarta mencatat sebanyak 418 siswa mendaftar untuk mengikuti seleksi.


Dari jumlah tersebut, 314 peserta berasal dari Kota Surakarta dan 104 peserta lainnya berasal dari luar kota.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X