Jumat, 12 Juni 2026

Lewat Siaran Radio, Polda Jateng Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Radikalisme

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Jumat, 5 Desember 2025 | 09:00 WIB
Lewat Siaran Radio, Polda Jateng Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Radikalisme (Kliksolonews/dok Polda Jateng)
Lewat Siaran Radio, Polda Jateng Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Radikalisme (Kliksolonews/dok Polda Jateng)

SEMARANG, KLIKSOLONEWS.COM – Upaya menjaga ruang digital tetap aman dan kondusif terus dilakukan Polda Jawa Tengah. Melalui siaran radio, jajaran kepolisian menggelar sosialisasi bahaya hoaks serta ancaman paham radikalisme kepada masyarakat. Program ini menjadi langkah preventif untuk memperkuat literasi digital sekaligus menumbuhkan kesadaran dalam bermedia sosial secara sehat dan bertanggung jawab.


Dalam dialog interaktif tersebut, Kanit 1 Subdit 3 Ditreskrimsiber Polda Jateng AKP Untung Setiyahadi menjelaskan berbagai bentuk hoaks yang kerap beredar di media sosial, termasuk cara mengenali pesan menyesatkan yang dapat memicu keresahan publik. Ia menegaskan bahwa dinamika ruang digital membutuhkan kewaspadaan bersama.
“Kita rutin laksanakan patroli siber dengan melihat dinamika di ruang siber dengan makin maraknya terlalu mudah terpapar arus yang viral dengan sama sama mengawasi agar tidak terpapar dengan hal yang menyimpang,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).


Selain membahas hoaks, AKP Untung juga mengingatkan pentingnya menangkal penyebaran paham radikalisme yang berpotensi mengganggu persatuan nasional. Ia mengajak masyarakat lebih kritis dan saling mengawasi lingkungan sekitar.
“Fenomena itu ada namun untuk di Jawa Tengah secara umum situasi aman, mari secara bersama-sama ikut memantau dan mengawasi berita hoax dan lebih berhati-hati dengan cek, ricek dan kroscek, mari bijak dalam bermedia sosial,” imbuhnya.


Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menambahkan bahwa edukasi serupa akan diperluas ke berbagai daerah. Polda Jateng berkomitmen mewujudkan masyarakat yang cakap digital, memiliki kemampuan memilah informasi, serta menolak konten provokatif dan ajakan radikal.
“Kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat sangat penting. Harapan kami, semakin banyak masyarakat yang cerdas dalam menerima informasi dan tidak terpengaruh ajakan radikal maupun berita hoax,” ujarnya.


Program sosialisasi melalui radio ini menjadi salah satu strategi Polda Jateng dalam memperkuat ketahanan informasi publik serta menciptakan ruang siber yang aman bagi seluruh warga. (KS1)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X