Jumat, 12 Juni 2026

Operasi Pencarian Longsor Banjarnegara Dihentikan, 11 Korban Masih Hilang

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Kamis, 27 November 2025 | 11:44 WIB
Operasi Pencarian Longsor Banjarnegara Dihentikan, 11 Korban Masih Hilang (Kliksolonews/dok)
Operasi Pencarian Longsor Banjarnegara Dihentikan, 11 Korban Masih Hilang (Kliksolonews/dok)

BANJARNEGARA, KLIKSOLONEWS.COM – Setelah berlangsung selama sepuluh hari, operasi pencarian korban tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, resmi dihentikan pada Selasa (25/11/2025). Hingga batas akhir operasi, 11 warga masih belum ditemukan meski upaya pencarian telah dilakukan secara maksimal oleh tim SAR gabungan.


Penutupan pencarian ditandai doa bersama serta prosesi tabur bunga di lokasi longsor. Sejumlah pejabat hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, Wakil Bupati H. Wahid Jumali, LC, Dandim 0704, Kapolres Banjarnegara, Kepala Basarnas Jawa Tengah, Kalakhar BPBD Banjarnegara, serta unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan.


Kapolres Banjarnegara AKBP Mariska Fendi Susanto menyampaikan bahwa petugas SAR telah bekerja tanpa henti sejak hari pertama kejadian, menghadapi kondisi lapangan yang sangat sulit. Tebing yang labil, material longsoran yang dalam, serta ancaman longsor susulan menjadi kendala utama selama proses pencarian.


“Sejak awal Tim SAR gabungan telah bekerja keras melakukan pencarian dengan tingkat kewaspadaan tinggi di tengah kondisi medan yang sangat menyulitkan. Pada pencarian di hari ke-10, kami kembali menemukan lima korban antara pukul 13.20–14.36 WIB,” ujarnya.


Berdasarkan pendataan, jumlah korban longsor mencapai 28 orang. Sebanyak 17 korban berhasil ditemukan, sementara 11 lainnya belum ditemukan meski seluruh prosedur pencarian darurat telah dijalankan.


“Keputusan penghentian diambil setelah evaluasi menyeluruh terkait keamanan personel, stabilitas area longsoran, serta minimnya tanda-tanda keberadaan korban pada sektor-sektor yang telah disisir,” tambah Kapolres.


Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengapresiasi kerja keras seluruh unsur TNI-Polri, Basarnas, BPBD, pemerintah daerah, dan para relawan yang terlibat dalam operasi ini.


“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi semua pihak yang telah berjuang dalam kondisi berat. Selanjutnya, fokus penanganan bencana diarahkan pada pelayanan pengungsi, pemulihan warga, dan pembangunan hunian sementara. Semoga proses pemulihan berjalan lancar dan masyarakat segera kembali pulih,” ujarnya. (KS1)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X