Jumat, 12 Juni 2026

Jumlah Korban Longsor Cibeunying Cilacap Bertambah Jadi 11 Orang, Ini Daftarnya

Photo Author
KS1, KlikSoloNews.com
- Sabtu, 15 November 2025 | 22:38 WIB
Jumlah Korban Longsor Cibeunying Cilacap Bertambah Jadi 11 Orang, Ini Daftarnya. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)
Jumlah Korban Longsor Cibeunying Cilacap Bertambah Jadi 11 Orang, Ini Daftarnya. (KlikSoloNews/dok Pemprov Jateng)

CILACAP, KLIKSOLONEWS.COM – Proses pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, kembali menemukan titik terang.

Hingga Sabtu (15/11/2025) malam, jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan meningkat menjadi 11 orang. Data terbaru ini dirilis setelah tim gabungan menyelesaikan proses identifikasi pada pukul 19.00 WIB.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyebutkan bahwa pihaknya terus memperbarui perkembangan jumlah korban setiap hari selama operasi pencarian berlangsung.

“Sampai pukul 14.00 tadi ditemukan enam korban meninggal. Kemudian hingga pukul 19.00, jumlahnya bertambah menjadi 11 orang. Semua korban sudah berhasil diidentifikasi,” ujar Bergas.

Memasuki hari berikutnya, fokus tim gabungan adalah menemukan 12 warga yang masih dilaporkan hilang. Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada Minggu (16/10/2025) mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB.

Bergas menjelaskan, setiap korban yang ditemukan langsung melalui proses identifikasi nama dan asal. Jika identitas telah dipastikan, jenazah segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Lokasi pencarian dipusatkan pada dua titik utama yang terdampak paling parah: Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut.

Medan Berbahaya, Tim Bergerak Ekstra Hati-hati

Upaya pencarian tidak berjalan mudah karena kondisi tanah di area longsor masih labil. Meski demikian, alat berat tetap dikerahkan untuk mempercepat pengangkatan material. Tercatat ada 10 excavator serta sejumlah alkon set yang membantu proses pengedukan tanah.

Anjing pelacak K-9 Polri juga disiagakan apabila dibutuhkan untuk menemukan korban di area yang sulit dijangkau.

Cuaca ekstrem menjadi tantangan tersendiri. Sabtu sore, hujan deras disertai angin kuat sempat menghambat upaya evakuasi.

“Kondisi hujan deras cukup mengkhawatirkan. Tim harus bekerja dengan sangat hati-hati agar keselamatan tetap terjaga,” kata Bergas.

Operasi pencarian dipimpin langsung oleh Komando Ops SAR Basarnas. Sebanyak 747 personel dikerahkan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI-Polri, BNPB, relawan kebencanaan, serta berbagai instansi pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Operasi SAR dijadwalkan berlangsung maksimal tujuh hari sejak bencana longsor terjadi.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta seluruh personel SAR untuk bekerja maksimal hingga seluruh korban ditemukan. Ia juga mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaan.

“Curah hujan masih tinggi. Warga di daerah rawan bencana diminta lebih berhati-hati,” pesannya.

Berikut daftar Korban Longsor Cibeunying Cilacap hingga Sabtu 15 November 2025:

1. Julia Lestari, 20 tahun, Dusun Tarukahan RT 06 RW 03
2. ⁠Maya Dwi Lestari, 15 tahun, Dusun Tarukahan RT 06 RW 03
3. ⁠Yuni, 45 tahun, Dusun Tarukan RT 6 RW 3
4. Nur Isnaeni, 30 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
5. Muhamad Hafiz, 6 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
6. Asmanto, 74 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
7. Febriansyah, 5 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
8. Rizky Pratama Ramadhan, 9 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
9. Dani Setiawan, 29 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
10. Rusyanto, 75 tahun, Dusun Cibuyut RT 02
11. Satini, 28 tahun, Dusun Cibuyut.

Untuk mendukung kelancaran operasi SAR, pemerintah berencana melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Minggu, guna mengurangi potensi hujan di wilayah Cilacap agar proses pencarian bisa berlangsung lebih lama. (KS01)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: KS1

Tags

Terkini

X